Ketua DPR RI Sebut Transisi Energi Bersih Perlu Dapat Dukungan Teknologi dan Investasi
Rabu, 23 Maret 2022 - 13:07 WIB
loading...
Suasana pertemuan ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Nusa Dua, Bali. Foto/Ist
A
A
A
NUSA DUA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak anggota Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk memobilisasi pengurangan emisi, memperkuat adaptasi, dan merealisasi komitmen pembiayaan bagi negara berkembang.
Hal ini ditegaskan Puan dalam pidatonya di sidang pembukaan IPU. “Transisi Energi bersih di negara berkembang juga perlu mendapatkan dukungan teknologi dan investasi,” ujar Puan di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: 115 Negara Dipastikan Hadiri IPU ke-144 di Bali
Puan juga mengajak agar sidang ke-144 IPU meminta agar anggota parlemen dunia yang hadir membuat komitmen dan aksi guna menyelamatkan dunia dari dampak perubahan iklim.
“Kita tidak cukup hanya membuat komitmen dan kesepakatan internasional. Namun kita perlu menterjemahkan komitmen tersebut menjadi aksi nyata di dalam negeri. Parlemen memainkan peran kunci untuk hal tersebut,” tegasnya.
Pernyataan Puan ini selaras dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi saat membuka secara resmi sidang ke-144 IPU Minggu (20/3) malam.
Menurut Jokowi, hal yang sering dilakukan, sering dibicarakan, sering diputuskan di dalam pertemuan-pertemuan global tetapi aksi lapangannya belum kelihatan.
Hal ini ditegaskan Puan dalam pidatonya di sidang pembukaan IPU. “Transisi Energi bersih di negara berkembang juga perlu mendapatkan dukungan teknologi dan investasi,” ujar Puan di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: 115 Negara Dipastikan Hadiri IPU ke-144 di Bali
Puan juga mengajak agar sidang ke-144 IPU meminta agar anggota parlemen dunia yang hadir membuat komitmen dan aksi guna menyelamatkan dunia dari dampak perubahan iklim.
“Kita tidak cukup hanya membuat komitmen dan kesepakatan internasional. Namun kita perlu menterjemahkan komitmen tersebut menjadi aksi nyata di dalam negeri. Parlemen memainkan peran kunci untuk hal tersebut,” tegasnya.
Pernyataan Puan ini selaras dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi saat membuka secara resmi sidang ke-144 IPU Minggu (20/3) malam.
Menurut Jokowi, hal yang sering dilakukan, sering dibicarakan, sering diputuskan di dalam pertemuan-pertemuan global tetapi aksi lapangannya belum kelihatan.
Lihat Juga :