Buka Musrenbang RKPD, Bupati Barru Paparkan Dinamika Pembangunan Daerah
Selasa, 22 Maret 2022 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, Bupati Suardi menekankan dokumen RKPD yang perlu diperhatikan adalah melaksanakan program prioritas dan menuntaskan 10 janji politik kepala daerah. Ia mengatakan dinamika pembangunan daerah yang terus berubah dengan cepat menyebabkan tantangan daerah semakin terjal, pertumbuhan ekonomi yang melambat karena efek pandemi Covid-19.
"Olehnya itu, musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini pada hakikatnya adalah tahapan penyusunan RKPD, membahas dan menyepakati secara objektif hasil-hasil musrenbang yang nanti menjadi kebijakan pembangunan tahun 2023," tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPDB Sulsel, Muhammad Firda, yang mewakili Gubernur Sulsel menyampaikan, meski dilaksanakan dalam kondisi pandemi, namun tak mengurangi pelaksanaan musrenbang dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah.
"Musrenbang dimaksudkan untuk menyelaraskan penyusunan dokumen perencanaan dengan melihat kewenangan masing-masing pemerintah daerah dan provinsi Sulawesi Selatan," ucap Muhammad Firda yang berharap keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk melihat seluruh aspek akan mewujudkan kehidupan kesejahteraan masyarakat.
Tahun 2022-2023, pihaknya optimis pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, terrmasuk pengangguran menurun. Pasalnya, tahun depan diasumsikan bahwa pandemi Covid-19 tidak lagi menjadi momok dengan harapan ditopang pembukaan lapangan kerja.
"Olehnya itu, musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini pada hakikatnya adalah tahapan penyusunan RKPD, membahas dan menyepakati secara objektif hasil-hasil musrenbang yang nanti menjadi kebijakan pembangunan tahun 2023," tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPDB Sulsel, Muhammad Firda, yang mewakili Gubernur Sulsel menyampaikan, meski dilaksanakan dalam kondisi pandemi, namun tak mengurangi pelaksanaan musrenbang dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah.
"Musrenbang dimaksudkan untuk menyelaraskan penyusunan dokumen perencanaan dengan melihat kewenangan masing-masing pemerintah daerah dan provinsi Sulawesi Selatan," ucap Muhammad Firda yang berharap keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk melihat seluruh aspek akan mewujudkan kehidupan kesejahteraan masyarakat.
Tahun 2022-2023, pihaknya optimis pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, terrmasuk pengangguran menurun. Pasalnya, tahun depan diasumsikan bahwa pandemi Covid-19 tidak lagi menjadi momok dengan harapan ditopang pembukaan lapangan kerja.
Lihat Juga :