Infrastruktur Jaringan Telkom Siap Dukung Smart City saat New Normal
Selasa, 16 Juni 2020 - 23:55 WIB
loading...
Webinar Smart City yang digelar Telkom. Foto/Humas Telkom
A
A
A
BANDUNG - PT Telekomunikasi Indonesia Regional 3 Jawa Barat memastikan kesiapan infrastruktur jaringan untuk mendukung konsep smart city di sejumlah daerah menghadapi kondisi new normal.
Executive Vice President Telkom Regional 3 Jabar Mohamad Khamdan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur Telkom untuk mendukung smart city di Jabar melalui solusi-solusi, connectivity, content, dan collaboration. (BACA JUGA: Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi )
"Kesiapan infrastruktur di antaranya berupa dukungan coverage 100% fiber optik seluruh Jabar. Juga ketersediaan data center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah daerah. Sehingga pemda tidak perlu membangun sendiri data center," kata Khamdan dalam webinar Smart City sebagaimana siaran pers diterima SINDOnews, Selasa (16/6/2020). (BACA JUGA: Belum Ada Zona Hijau di Jabar, Gubernur Tak Izinkan Sekolah Dibuka )
Menurut dia, beberapa solusi content & collaboration juga telah siap untuk diimplementasikan. Di antaranya untuk sektor pendidikan, yaitu PPDB Online dan Platform Pijar Sekolah yang saat ini telah dimanfaatkan oleh 150 sekolah di Jabar.
Kemudian untuk kesehatan, melalui layanan call center Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), e-Puskesmas, dan DigiClinic. (BACA JUGA: Catat! Ini 3 Modus Siswa Titipan saat PPDB Online )
Executive Vice President Telkom Regional 3 Jabar Mohamad Khamdan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur Telkom untuk mendukung smart city di Jabar melalui solusi-solusi, connectivity, content, dan collaboration. (BACA JUGA: Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi )
"Kesiapan infrastruktur di antaranya berupa dukungan coverage 100% fiber optik seluruh Jabar. Juga ketersediaan data center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah daerah. Sehingga pemda tidak perlu membangun sendiri data center," kata Khamdan dalam webinar Smart City sebagaimana siaran pers diterima SINDOnews, Selasa (16/6/2020). (BACA JUGA: Belum Ada Zona Hijau di Jabar, Gubernur Tak Izinkan Sekolah Dibuka )
Menurut dia, beberapa solusi content & collaboration juga telah siap untuk diimplementasikan. Di antaranya untuk sektor pendidikan, yaitu PPDB Online dan Platform Pijar Sekolah yang saat ini telah dimanfaatkan oleh 150 sekolah di Jabar.
Kemudian untuk kesehatan, melalui layanan call center Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), e-Puskesmas, dan DigiClinic. (BACA JUGA: Catat! Ini 3 Modus Siswa Titipan saat PPDB Online )
Lihat Juga :