Jelang Ramadhan, Satpol PP DKI Gelar Apel Antisipasi Gangguang Tramtibum
Senin, 21 Maret 2022 - 13:39 WIB
loading...
Menjelang bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriyah, Satpol PP DKI Jakarta menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Antisipasi Gangguan Tramtibum. Foto: MPI/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menjelang bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriyah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Antisipasi Gangguan Tramtibum (Ketenteraman dan Ketertiban Umum). Apel yang dipimpin Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin dilakukan di Silang Monas , Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2022).
Arifin mengatakan, beberapa fokus pengawasan perlu menjadi perhatian personel di lapangan selama bulan Ramadhan, salah satunya potensi munculnya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di setiap sudut-sudut kota dan jalan-jalan umum. Baca juga: Simak! Perbedaan Kewenangan Satpol PP dan Polisi
“Saya minta untuk mengingatkan dan mengedukasi seluruh masyarakat agar Jakarta menjadi kota yang tertib, teratur dan nyaman selama Ramadhan, agar semua masyarakat bisa menjalani ibadah dengan nyaman dan tenteram. Kita lakukan patroli pengawasan di berbagai tempat di lokasi-lokasi PMKS berada. Kita edukasi, ingatkan, kemudian kita lakukan pembinaan dengan Dinas Sosial,” terang Arifin dalam keterangannya.
Arifin menyebut, potensi pelanggaran dan gangguan ketenteraman serta ketertiban umum seperti peredaran minuman keras beralkohol dan praktik asusila juga menjadi sasaran pengawasan, dan penindakan personel selama bulan Ramadhan. Selain itu, disiplin protokol kesehatan juga tetap diterapkan dan diperhatikan selama pengawasan.
Arifin mengatakan, beberapa fokus pengawasan perlu menjadi perhatian personel di lapangan selama bulan Ramadhan, salah satunya potensi munculnya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di setiap sudut-sudut kota dan jalan-jalan umum. Baca juga: Simak! Perbedaan Kewenangan Satpol PP dan Polisi
“Saya minta untuk mengingatkan dan mengedukasi seluruh masyarakat agar Jakarta menjadi kota yang tertib, teratur dan nyaman selama Ramadhan, agar semua masyarakat bisa menjalani ibadah dengan nyaman dan tenteram. Kita lakukan patroli pengawasan di berbagai tempat di lokasi-lokasi PMKS berada. Kita edukasi, ingatkan, kemudian kita lakukan pembinaan dengan Dinas Sosial,” terang Arifin dalam keterangannya.
Arifin menyebut, potensi pelanggaran dan gangguan ketenteraman serta ketertiban umum seperti peredaran minuman keras beralkohol dan praktik asusila juga menjadi sasaran pengawasan, dan penindakan personel selama bulan Ramadhan. Selain itu, disiplin protokol kesehatan juga tetap diterapkan dan diperhatikan selama pengawasan.
Lihat Juga :