Ikuti Tes CPNS, 10 Perawat RS di Pekanbaru Dipaksa Mundur
Kamis, 17 Maret 2022 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kami disuruh pimpinan untuk membuat surat pengunduran diri. Padahal kita mengikuti tes CPNS saat tidak bekerja," ucapnya. Baca juga: 69 Perawat Meninggal Sejak Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Mereka Pahlawan Kemanusiaan
Dia menyebut, 10 perawat itu dipanggil satu per satu oleh sejumlah pimpinan RS Santa Maria termasuk bagian personalia. Bahkan, kata Nora, format surat, materai pengunduran diri dan pulpen telah disediakan oleh pihak rumah sakit. "Kami tidak diizinkan keluar sebelum membuat surat pengunduran diri tersebut," aku Nora.
Bahkan para perawat yang dipaksa mundur juga tidak diberikan pesangon oleh pihak rumah sakit. "Klien kami ini tidak mendapat setelah mundur. Makanya kami lakukan upaya untuk menanyakan, lanjut ke upaya tripartite di Disnaker," tambah pengacara, Buha TH Manik.
Sementara itu Humas RS Santa Maria Pekanbaru, Syarifa mengatakan hasil penyelidikan internal 10 perawat tersebut murni mengundurkan diri. Ia memastikan tidak ada paksaan. "Tidak ada (unsur paksaan). Kami manajemen melakukan penyidikan internal juga, tidak ada pemaksaan itu. justru kita kaget mereka ramai-ramai mengundurkan diri," akunya.
Dia menyebut, 10 perawat itu dipanggil satu per satu oleh sejumlah pimpinan RS Santa Maria termasuk bagian personalia. Bahkan, kata Nora, format surat, materai pengunduran diri dan pulpen telah disediakan oleh pihak rumah sakit. "Kami tidak diizinkan keluar sebelum membuat surat pengunduran diri tersebut," aku Nora.
Bahkan para perawat yang dipaksa mundur juga tidak diberikan pesangon oleh pihak rumah sakit. "Klien kami ini tidak mendapat setelah mundur. Makanya kami lakukan upaya untuk menanyakan, lanjut ke upaya tripartite di Disnaker," tambah pengacara, Buha TH Manik.
Sementara itu Humas RS Santa Maria Pekanbaru, Syarifa mengatakan hasil penyelidikan internal 10 perawat tersebut murni mengundurkan diri. Ia memastikan tidak ada paksaan. "Tidak ada (unsur paksaan). Kami manajemen melakukan penyidikan internal juga, tidak ada pemaksaan itu. justru kita kaget mereka ramai-ramai mengundurkan diri," akunya.
(don)
Lihat Juga :