Wakil Ketua KPK ke Pejabat DKI: Kalau Mau Rumah dan Mobil Mewah Jangan Jadi ASN
Kamis, 17 Maret 2022 - 11:56 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mewanti-wanti pejabat Pemprov DKI Jakarta untuk tidak korupsi. Foto: MPI/Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mewanti-wanti pejabat Pemprov DKI Jakarta untuk tidak korupsi . Jika ingin memiliki rumah hingga mobil mewah, ia menyarankan agar memilih bekerja sebagai pengusaha.
Hal itu disampaikan Alex, sapaan akrabnya, saat membuka acara bimbingan teknis (bimtek) program keluarga berintegritas Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (17/3/2022). Bimtek ini mengusung tema 'Wewujudkan Keluarga Antikorupsi melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas'.Bimtek ditujukan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Hanya sekarang pengendaliannya di diri masing-masing. Kalau mimpinya ingin rumah yang mewah, naik mobil mewah, ya jangan jadi pegawai, jangan bekerja sebagai ASN, jadilah pengusaha," kata Alex.
Baca juga: Kejati DKI Usut Sejumlah Perusahaan yang Jual Minyak Goreng ke Luar Negeri
Alex meyakini bahwa penghasilan pejabat hingga pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah cukup baik. Ia menilai penghasilan tersebut cukup untuk hidup sederhana.
Hal itu disampaikan Alex, sapaan akrabnya, saat membuka acara bimbingan teknis (bimtek) program keluarga berintegritas Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Kamis (17/3/2022). Bimtek ini mengusung tema 'Wewujudkan Keluarga Antikorupsi melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas'.Bimtek ditujukan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Hanya sekarang pengendaliannya di diri masing-masing. Kalau mimpinya ingin rumah yang mewah, naik mobil mewah, ya jangan jadi pegawai, jangan bekerja sebagai ASN, jadilah pengusaha," kata Alex.
Baca juga: Kejati DKI Usut Sejumlah Perusahaan yang Jual Minyak Goreng ke Luar Negeri
Alex meyakini bahwa penghasilan pejabat hingga pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah cukup baik. Ia menilai penghasilan tersebut cukup untuk hidup sederhana.
Lihat Juga :