Tim SAR Kembali Lakukan Pencarian Bocah Tenggelam di Banjir Kanal Barat
Kamis, 17 Maret 2022 - 11:47 WIB
loading...
Tim Basarnas pagi ini melanjutkan pencarian terhadap bocah berinisial A (12) yang tenggelam Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta Pusat, Rabu 16 Maret 2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas ) atau Badan SAR Nasional pagi ini melanjutkan pencarian terhadap bocah berinisial A (12) yang tenggelam Banjir Kanal Barat ( BKB ), Jakarta Pusat, Rabu 16 Maret 2022. Puluhan Personel SAR gabungan tersebut membagi tiga area meliputi pantauan darat, rubberboat, dan melalui permukaan dasar Kali.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator Hendra Sudirman mengatakan, tim akan melakukan pencarian secara optimal dengan bantuan alat pencarian dan personel. Dia juga berharap, korban segera ditemukan. Baca juga: Pandu Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung
"Kami akan melakukan pencarian secara optimal dengan mengerahkan personel serta peralatan yang ada di lapangan dengan harapan dapat menemukan korban," ujar Hendra.
Selain itu, dia menjelaskan, tim gabungan ini dibagi menjadi tiga area, Search and Rescue Unit atau SRU yang pertama meliputi permukaan Kali Ciliwung dengan rubber boat sejauh radius enam KM dari lokasi kejadian, SRU kedua akan melakukan pengamatan visual dari jalur darat sepanjang bantaran Kali Ciliwung sejauh empat KM dari lokasi kejadian.
Sedangkan SRU ketiga, kata dia, akan mencari melalui permukaan Kali dengan bantuan alat Aqua Eye dan Underwater Searching Device kemudian dilanjutkan dengan proses penyelaman dalam radius 15 Meter dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, proses pencarian bocah berinisial A (12), warga Petamburan, Jakarta Pusat, sempat terhenti dan pagi ini dilanjutkan kemnbali. Sebab, sudah melewati batas waktu pencarian dan arus deras serta air yang tinggi menyulitkan petugas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator Hendra Sudirman mengatakan, tim akan melakukan pencarian secara optimal dengan bantuan alat pencarian dan personel. Dia juga berharap, korban segera ditemukan. Baca juga: Pandu Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung
"Kami akan melakukan pencarian secara optimal dengan mengerahkan personel serta peralatan yang ada di lapangan dengan harapan dapat menemukan korban," ujar Hendra.
Selain itu, dia menjelaskan, tim gabungan ini dibagi menjadi tiga area, Search and Rescue Unit atau SRU yang pertama meliputi permukaan Kali Ciliwung dengan rubber boat sejauh radius enam KM dari lokasi kejadian, SRU kedua akan melakukan pengamatan visual dari jalur darat sepanjang bantaran Kali Ciliwung sejauh empat KM dari lokasi kejadian.
Sedangkan SRU ketiga, kata dia, akan mencari melalui permukaan Kali dengan bantuan alat Aqua Eye dan Underwater Searching Device kemudian dilanjutkan dengan proses penyelaman dalam radius 15 Meter dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, proses pencarian bocah berinisial A (12), warga Petamburan, Jakarta Pusat, sempat terhenti dan pagi ini dilanjutkan kemnbali. Sebab, sudah melewati batas waktu pencarian dan arus deras serta air yang tinggi menyulitkan petugas.
Lihat Juga :