Tingkatkan Kompetensi, 1.000 Guru Milenial Diberi Pelatihan
Selasa, 15 Maret 2022 - 22:40 WIB
loading...
Dalam rangka meningkatkan kompetensi, ribuan guru diberi pelatihan secara daring. Foto ist
A
A
A
BOGOR - Dalam rangka meningkatkan kompetens i, ribuan guru diberi pelatihan secara daring. Pelatihan bertajuk '#Sahabat1000Guru' ini dilakukan melalui kerja sama Guru Binar dan Bank Sampoerna.
Henky Suryaputra, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna mengatakan, ada 1.000 guru yang berasal dari hampir 100 sekolah akan mengikuti pelatihan. Beberapa sekolah tersebut di antaranya sekolah-sekolah di bawah Yayasan Perguruan Cikini dan Yayasan Mulia Wacana Bandung, SMAN 72 Jakarta, SMKN 41 Jakarta, SMK Islam Malahayati, serta SMP Ignatius Slamet Riyadi.
Kondisi pandemi COViD-19 yang berkepanjangan, jelas Henky, menyebabkan kegiatan belajar mengajar masih banyak dilakukan melalui daring. Proses pembelajaran secara daring sendiri tentunya sangat berbeda dengan pembelajan secara tatap muka. Baca juga: 96 Persen Pengguna OBAT-UKAI, Lulus Uji Kompetensi Apoteker Indonesia 2022
"Untuk itu, sangatlah tepat apabila Bank Sampoerna mengadakan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar,” ucap Henky, Selasa (15/3/2022).
Henky Suryaputra, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna mengatakan, ada 1.000 guru yang berasal dari hampir 100 sekolah akan mengikuti pelatihan. Beberapa sekolah tersebut di antaranya sekolah-sekolah di bawah Yayasan Perguruan Cikini dan Yayasan Mulia Wacana Bandung, SMAN 72 Jakarta, SMKN 41 Jakarta, SMK Islam Malahayati, serta SMP Ignatius Slamet Riyadi.
Kondisi pandemi COViD-19 yang berkepanjangan, jelas Henky, menyebabkan kegiatan belajar mengajar masih banyak dilakukan melalui daring. Proses pembelajaran secara daring sendiri tentunya sangat berbeda dengan pembelajan secara tatap muka. Baca juga: 96 Persen Pengguna OBAT-UKAI, Lulus Uji Kompetensi Apoteker Indonesia 2022
"Untuk itu, sangatlah tepat apabila Bank Sampoerna mengadakan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar,” ucap Henky, Selasa (15/3/2022).
Lihat Juga :