Pedagang di Natuna Keluhkan Minyak Goreng yang Masih Langka dan Mahal
Selasa, 15 Maret 2022 - 04:49 WIB
loading...
Minyak goreng di Kabupaten Natuna langka sejak sepekan lalu. Kelangkaan terjadi bukan hanya minyak goreng bersubsidi, namun juga minyak goreng satu harga. Foto SINDOnews
A
A
A
NATUNA - Minyak goreng di Kabupaten Natuna langka sejak sepekan lalu. Kelangkaan terjadi bukan hanya minyak goreng bersubsidi, namun juga minyak goreng satu harga. Akibatnya, harga minyak goreng untuk kemasan 0.9 liter dan 1 liter mencapai Rp27 ribu.
Para pedagang mengeluhkan sulitnya mendapatkan minyak goreng. "Harga yang 2 liter mencapai Rp48 ribu," ujar salah seorang pedagang, Bahniah, Senin (14/03/2022). Baca juga: Mendag Cari Langsung Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Ketemu di Alfamidi dan Lotte
Bahniah menuturkan, kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng sering dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga. Bahkan seorang pedagang keripik pisang di Ranai menutup usahanya karena selain harganya yang tinggi, minyak goreng sulit didapat.
"Sudah mahal, langka pula. Itu yang jualan keripik di simpang, tutup dulu jualan. Gas mahal , minyak tanah cuma dapat dua liter seminggu, minyak mahal juga. Apa lagi yang mau didapat," katanya.
Para pedagang mengeluhkan sulitnya mendapatkan minyak goreng. "Harga yang 2 liter mencapai Rp48 ribu," ujar salah seorang pedagang, Bahniah, Senin (14/03/2022). Baca juga: Mendag Cari Langsung Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Ketemu di Alfamidi dan Lotte
Bahniah menuturkan, kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng sering dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga. Bahkan seorang pedagang keripik pisang di Ranai menutup usahanya karena selain harganya yang tinggi, minyak goreng sulit didapat.
"Sudah mahal, langka pula. Itu yang jualan keripik di simpang, tutup dulu jualan. Gas mahal , minyak tanah cuma dapat dua liter seminggu, minyak mahal juga. Apa lagi yang mau didapat," katanya.
Lihat Juga :