Masih Ada PBS yang Tak Mau Terima Karyawan Lokal

Senin, 14 Maret 2022 - 13:51 WIB
loading...
Masih Ada PBS yang Tak...
Anggota DPRD Seruyan, Hadinur (kanan) saat menyerahkan dokumen hasil reses dapil II kepada Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo (kiri) dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. iNews TV/Sigit
A A A
SERUYAN - Kalangan DPRD Seruyan menyebutkan, masih ada Perusahaan Besar Swasta (PBS) khususnya perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Bumi Gawi Hatantiring masih enggan menerima karyawan dari masyarakat desa sekitar.

Anggota DPRD Seruyan Hadinur mengungkapkan, yang mana hal tersebut menjadi keluhan dari sejumlah masyarakat khususnya yang ada di daerah pemilihan (dapil) II yang meliputi Kecamatan Danau Sembuluh, Hanau, Seruyan Raya dan Danau Seluluk.

Hal ini juga merupakan salah satu aspirasi serta hasil pantauan lapangan yang pihaknya terima dari pelaksanaan reses beberapa waktu lalu.

"Dari pantauan tim reses dapil II, banyak ditemukan laporan-laporan dari masyarakat tentang masih adanya perusahaan-perusahaan besar swasta yang tidak mau menerima karyawan yang berasal dari daerah sekitar perusahaan beroperasi," katanya, Senin (14/3/2022).

Terlebih lagi, mereka melakukan hal tersebut tanpa disertai alasan yang jelas. Melihat permasalahan itu, pihaknya mengharapkan kepada pemerintah daerah agar supaya mengundang perwakilan PBS tersebut untuk membicarakan masalah ini. Baca: Pria Mabuk Terkapar di Bilik ATM Kantor Bupati Barito Timur.

Disamping itu, penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dalam sistem penggajihan yang ada di setiap PBS yang disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku harus dipenuhi.

"Agar masyarakat yang tinggal di sekitar areal perusahaan tersebut mempunyai kesempatan yang sama untuk bekerja dan mendapatkan upah yang sesuai dengan," jelasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
Petani Kalteng Dukung...
Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
4 Perusahaan Disegel...
4 Perusahaan Disegel karena Karhutla, PT TMP: Di Luar HGU dan Operasional Kami
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Dorong Industri Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital
Awaludin Noor Akhiri...
Awaludin Noor Akhiri Jabatan Ketua DPW PPP Kalteng dengan Soft Landing
Rekomendasi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved