Longsor di Tana Toraja, Ahli Vulkanologi Sebut Sejumlah Rumah Terancam

Sabtu, 12 Maret 2022 - 23:50 WIB
loading...
Longsor di Tana Toraja,...
Hasil penelitian tentang potensi bencana longsor di Gunung Sangbua, Lembang Kaduaja, Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Foto/iNews TV/Jufri Tonapa
A A A
TANA TORAJA - Ahli Vulkanologi dan Mitigasi Bencana dari Kementerian ESDM selesai melakukan penelitian terhadap potensi bencana longsor di Gunung Sangbua, Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Hasil penelitian tersebut dipaparkan langsung kepada Pemda Tana Toraja yang dipimpin Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, Sabtu (12/3/2022).

Baca juga: Diguyur Hujan, Jalan Tol Semarang-Solo Longsor

Dalam pemaparannya, Ketua Tim Ahli Vulkanologi, Sumaryono menjelaskan jika potensi longsor dan runtuhan batu di Gunung Sangbua mengancam 7 rumah. Rinciannua 3 rumah pada bagian atas dan 4 rumah di bagian bawah.

Sementara kurang lebih 600 warga yang tercatat mengungsi disarankan kembali ke rumah masing-masing. Nmun diminta untuk tetap waspada jika retakan pada bagian atas semakin meluas atau bertambah.

"Retakan tanah sudah tertutup dan retakan tanah yang terjadi sebenarnya hanya berupa tanah pelapukan. Sehingga tidak perlu dikawatirkan namun apabila terjadi retakan yang lebih luas harus segera dilaporkan," kara Sumaryono.

Masyarakat juga diminta apabila terjadi retakan sebaiknya ditutup dengan tanah agar tidak menjadi aliran air.

Baca juga: Jalur Utama Denpasar-Buleleng Lumpuh Diterjang Longsor

Pada bagian bawah gunung masyarakat juga diminta agar menjaga vegetasi atau tanaman yang berakar kuat yang bisa menahan luncuran batu dari atas gunung jika terjadi hujan atau gempa bumi.

Sumaryono tak menampik jika Gunung Sangbua memang terdapat patahan yang bisa memicu gempa bumi. Selain itu alih fungsi lahan dari hutan menjadi perkebunan juga menjadi penyebab terjadinya retakan tanah serta curah hujan yang tinggi.



Sementara itu, Zadrak Tombeg mengatakan dengan adanya hasil laporan sementara dari Tim Ahli Vulkanologi ini bisa mengetahui langkah apa yang bisa diambil.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menindaklanjuti rekomendasi penelitian ini.

"Kita akan bicarakan dengan Camat dan Lembang untuk langkah-langkah penanganan terutama untuk merelokasi rumah yang masuk dalam kategori rawan," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved