Pemkab Luwu Utara Rehab 83 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir
Sabtu, 12 Maret 2022 - 15:56 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meninjau lahan terdampak banjir bandang yang direhabilitasi, Kmis 10 Maret 2022 lalu. Foto:Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Lahan pertanian di Kabupaten Luwu Utara yang terdampak banjir mulai direhabilitasi. Kepala Dinas Pertanian Luwu Utara, Rusydi Rasyid melaporkan, saat ini terdapat 83,8 hektare lahan yang sudah direhab atau sekira 20,57%.
“Luas lahan pertanian yang terdampak banjir bandang yaitu 2.394 hektare dan puso pertanaman padi 1.593 hektare yang tersebar di 9 kecamatan. Untuk itu Pemda bekerja sama dengan PT Komatsu Indonesia dalam pemulihan lahan sawah milik petani saat ini sekira 23 hektare sawah di Desa Radda yang sudah diintervensi oleh Komatsu Indonesia dan swadaya masyarakat 47,55 hektare,” kata Rusydi di hadapan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada kegiatan Peninjauan Optimalisasi Area Persawahan di Desa Radda Kecamatan Baebunta, Kamis 10 Maret lalu.
Baca juga: Kemenkumham Sulsel Lakukan Harmonisasi Ranperda Kabupaten Lutra
Rusydi melanjutkan, pihaknya juga akan mengintervensi lahan pertanian di daerah pesisir seperti Malangke dan Malangke Barat.
Sementara itu, Burhanuddin selaku Kepala Desa Radda mengatakan lahan persawahan yang kini direhab tersebut merupakan sumber mata pencaharian 37 keluarga.
“Ini lokasi yang sangat produktif, untuk itu kami minta ijin Ibu Bupati melaksanakan optimalisasi di wilayah ini. Ini adalah langkah awal, selanjutnya akan dilanjutkan dengan perbaikan saluran irigasi dan realisasi jalan tani,” jelas Burhan.
Baca juga: Ini Empat Inovasi Pemkab Luwu Utara yang Tembus Top 50 KIPP Sulsel
“Luas lahan pertanian yang terdampak banjir bandang yaitu 2.394 hektare dan puso pertanaman padi 1.593 hektare yang tersebar di 9 kecamatan. Untuk itu Pemda bekerja sama dengan PT Komatsu Indonesia dalam pemulihan lahan sawah milik petani saat ini sekira 23 hektare sawah di Desa Radda yang sudah diintervensi oleh Komatsu Indonesia dan swadaya masyarakat 47,55 hektare,” kata Rusydi di hadapan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada kegiatan Peninjauan Optimalisasi Area Persawahan di Desa Radda Kecamatan Baebunta, Kamis 10 Maret lalu.
Baca juga: Kemenkumham Sulsel Lakukan Harmonisasi Ranperda Kabupaten Lutra
Rusydi melanjutkan, pihaknya juga akan mengintervensi lahan pertanian di daerah pesisir seperti Malangke dan Malangke Barat.
Sementara itu, Burhanuddin selaku Kepala Desa Radda mengatakan lahan persawahan yang kini direhab tersebut merupakan sumber mata pencaharian 37 keluarga.
“Ini lokasi yang sangat produktif, untuk itu kami minta ijin Ibu Bupati melaksanakan optimalisasi di wilayah ini. Ini adalah langkah awal, selanjutnya akan dilanjutkan dengan perbaikan saluran irigasi dan realisasi jalan tani,” jelas Burhan.
Baca juga: Ini Empat Inovasi Pemkab Luwu Utara yang Tembus Top 50 KIPP Sulsel
Lihat Juga :