RSUD Andi Makkasau Buka Layanan Kateterisasi Jantung

Sabtu, 12 Maret 2022 - 11:36 WIB
loading...
RSUD Andi Makkasau Buka...
Manajemen RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, kini membuka layanan dengan alat kedokteran lebih modern Cath Lab. Layanan tersebut dibuka menyusul terbitnya izin dari Bapeten dan telah siapnya SDM dokter spesialis. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A A A
PAREPARE - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, kini membuka layanan dengan alat kedokteran lebih modern Catheterization laboratory atau Cath Lab. Layanan tersebut dibuka menyusul terbitnya izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan telah siapnya SDM dokter spesialis.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Andi Makkasau , Parepare, Ibrahim Kasim, menjelaskan Cath Lab merupakan alat canggih yang berfungsi untuk mendeteksi penyempitan pembuluh darah pada jantung.

Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Dongkrak Pendapatan Kota Parepare

"Cath Lab ini ke depan memang sangat diharapkan membantu masyarakat dalam layanan pengobatan jantung. Ini sejalan dengan program walikota Parepare dalam Parepare sebagai pusat layanan kesehatan untuk wilayah utara Sulsel," kata Ibrahim.

Ibrahim mengemukakan, tidak sedikit antrean pasien pemasangan cincin di Makassar, baik itu gangguan-gangguan pembuluh darah, pasien stroke yang dilakukan oleh dokter neurointervensi. Nah, itu semuanya nanti dapat dilakukan dengan Cath Lab ini tanpa harus rujuk pasien ke RS Wahidin, Kota Makassar.

Kelebihan Cath Lab diagnostik, tambah Ibrahim, berfungsi untuk mengetahui di mana kelainan sumbatan yang ada di pembuluh darah secara detail.

"Selain sebagai diagnostik, juga membantu dalam melakukan tindakan atau intervensi oleh dokter untuk dilakukan pemasangan stent pada jantung," jelas Ibrahim.

Cath Lab, kata Ibrahim lagi, sudah tangani satu pasien, dan sudah kembali ke rumahnya dengan sehat. Hanya saja kata dia, pasien itu merupakan pasien umum karena layanan Cath Lab belum masuk dalam item pelayanan yang dikerjasamaakan dengan BPJS Kesehatan.

"Ke depan, kita berharap BPJS Kesehatan dapat melakukan kerjasama dengan rumah sakit untuk pemanfaatan Cath Lab ini agar masyarakat yang kurang mampu dan harus dilakukan tindakan dengan menggunakan alat ini, maka tentu saja sangat terbantukan dari persoalan biaya karena telah ditanggung oleh BPJS," harap Ketua IDI Parepare dua periode ini.

Sementara dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RSUD Andi Makkasau Parepare , Asni Mustafa, mengungkapkan tindakan Cath Lab merupakan tindakan kateterisasi jantung yang mirip dengan pemasangan infus di tangan, hanya saja selangnya tipis, panjang yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah, kemudian diarahkan menuju jantung.

Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Parepare Sediakan Taman Ramah Anak

Setelah itu, kata Asni, dilakukan suntik kontras untuk melihat berapa persen sumbatan di pembuluh darah. Kalau sudah diketahui berapa persen sumbatannya, selang sebelumnya dilepas kemudian dimasukkan lagi selang berikutnya yang menuntun stent atau ring cincin ke jantung.

"Jadi, bagi pasien sudah pasang cicin pada jantung, disarankan minum obat pengencer darah seumur hidup agar tidak muncul lagi sumbatan-sumbatan pada stent yang telah dipasang," tandasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prajurit Koops TNI Habema...
Prajurit Koops TNI Habema Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Pelosok Papua
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
Bantu Kesehatan Perempuan,...
Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Layani Pemudik Lebaran...
Layani Pemudik Lebaran 2026, Posko Kesehatan PLBN Skouw Resmi Beroperasi
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, RSUD Dr Soetomo Siagakan 7.081 Tenaga Kesehatan
Praktik Kedokteran Gigi...
Praktik Kedokteran Gigi Urban Kian Digital dan Berorientasi pada Pasien
Fullerton Health dan...
Fullerton Health dan AdMedika Perluas Konektivitas Layanan Kesehatan Terintegrasi
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Tren Hidup Modern Dorong...
Tren Hidup Modern Dorong Pertumbuhan Layanan Weight Management
Rekomendasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved