Ratusan Masyarakat Bone Antre Berjam-jam Demi Minyak Goreng
Jum'at, 11 Maret 2022 - 19:34 WIB
loading...
Masyarakat di Kabupaten Bone untuk belanja minyak goreng, Jumat (11/3/2022). Foto: SINDOnews/Justang Muhammad
A
A
A
BONE - Ratusan warga Kota Watampone, Kabupaten Bone antre berjam-jam untuk membeli minyak goreng . Warga terpaksa antre lama karena stok minyak goreng semakin langka di toko.
Pantauan SINDOnews, ratusan masyarakat antre di sejumlah toko di Jalan Hos Cokrominoto dan Jalan Husain Jeddawi, Kota Watampone, Jumat (11/3/2022).
Baca juga:Pelaku Usaha yang Lakukan Praktik Tying Minyak Goreng Bakal Ditindak
Sebelum toko agen minyak goreng tersebut dibuka, warga yang didominasi emak-emak sudah siap-siap di depan pagar hingga rela antre berjam-jam.
Salah seorang ibu rumah tangga (IRT), Sinar menuturkan, dirinya bersama kerabatnya antre berjam-jam lantasan minyak goreng yang dijual cukup murah.
“Harganya Rp33.000 per 2 liter per minyak goreng. Ikut juga menteganya harga Rp5.000 dalam Rp33.000 tersebut dan itu harus dibeli. Setelah menteganya habis, kami membayar Rp26.000 per dua liter minyak goreng ,” kata Sinar di Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Watampone.
Baca juga:Jika Diberi Mandat, Buwas Siap Turun Gunung Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Salah seorang warga lainnya, Asni menuturkan dirinya antre dari pagi. Baru mendapatkan minyak goreng saat sore hari.
"Ini saya antre dari pagi Pak, baru jam 3 sore baru dapat minyaknya. Itu pun dibatasi hanya 2 liter saja, per liternya Rp14 ribu," kata Asni.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perdagangan Bone, Andi Ikhwan Burhanuddin mengakui bahwa minyak goreng subsidi saat ini memang sangat langka, lantaran adanya panic buying dari masyarakat.
Baca juga:Minyak Goreng Langka, Ratusan Ibu-ibu Rela Berdesakkan Beli 1 Liter hingga Rp150 Ribu
Dia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bone sudah meminta Bulog dan distributor menggelar pasar murah.
"Kami sudah meminta Bulog dengan distributor agar menyiapkan minyak goreng. Untuk jumlahnya belum bisa saya tentukan, yang pasti akan kami sediakan di pasar murah itu nantinya," kata A Ikhwan yang juga Asisten 2 Setda Bone ini.
Pantauan SINDOnews, ratusan masyarakat antre di sejumlah toko di Jalan Hos Cokrominoto dan Jalan Husain Jeddawi, Kota Watampone, Jumat (11/3/2022).
Baca juga:Pelaku Usaha yang Lakukan Praktik Tying Minyak Goreng Bakal Ditindak
Sebelum toko agen minyak goreng tersebut dibuka, warga yang didominasi emak-emak sudah siap-siap di depan pagar hingga rela antre berjam-jam.
Salah seorang ibu rumah tangga (IRT), Sinar menuturkan, dirinya bersama kerabatnya antre berjam-jam lantasan minyak goreng yang dijual cukup murah.
“Harganya Rp33.000 per 2 liter per minyak goreng. Ikut juga menteganya harga Rp5.000 dalam Rp33.000 tersebut dan itu harus dibeli. Setelah menteganya habis, kami membayar Rp26.000 per dua liter minyak goreng ,” kata Sinar di Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Watampone.
Baca juga:Jika Diberi Mandat, Buwas Siap Turun Gunung Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Salah seorang warga lainnya, Asni menuturkan dirinya antre dari pagi. Baru mendapatkan minyak goreng saat sore hari.
"Ini saya antre dari pagi Pak, baru jam 3 sore baru dapat minyaknya. Itu pun dibatasi hanya 2 liter saja, per liternya Rp14 ribu," kata Asni.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perdagangan Bone, Andi Ikhwan Burhanuddin mengakui bahwa minyak goreng subsidi saat ini memang sangat langka, lantaran adanya panic buying dari masyarakat.
Baca juga:Minyak Goreng Langka, Ratusan Ibu-ibu Rela Berdesakkan Beli 1 Liter hingga Rp150 Ribu
Dia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bone sudah meminta Bulog dan distributor menggelar pasar murah.
"Kami sudah meminta Bulog dengan distributor agar menyiapkan minyak goreng. Untuk jumlahnya belum bisa saya tentukan, yang pasti akan kami sediakan di pasar murah itu nantinya," kata A Ikhwan yang juga Asisten 2 Setda Bone ini.
(luq)
Lihat Juga :