Jenderal Polisi Ini Tampar Anak Buah dan Batalkan Cuti karena Eksekusi Tawanan
Kamis, 10 Maret 2022 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Kartimin yang mengira Loemy memerintahkannya mengeksekusi tawanan, kontan melepas pengaman, menarik picu senapan, dan menembak sang tawanan. Akhirnya, Loemy pun menjatuhkan hukuman kepada Kartimin karena mengeksekusi tawanan.
Masa revolusi, Loemy ikut aktif dalam perjuangan bersenjata sehingga memiliki pengalaman tempur yang tidak perlu diragukan lagi. Tahun 1959, dia menjabat Komandan Kompi A Ranger Mobbrig yakni kompi pertama Resimen Pelopor. Saat itu, pangkat Loemy Inspektur Satu.
Baca juga: Profil AKP Sang Ngurah Wiratama, Mantan Coverboy yang Tak Segan Sikat Preman Tanjung Priok
Sebagai komandan, Loemy menuntut kedisiplinan tinggi dalam segala hal sampai-sampai jika celana dinas anak buahnya terlihat kusut, dia bisa membatalkan izin cuti yang bersangkutan.
Kepiawaian Loemy teruji saat memimpin 2 peleton Ranger menumpas sisa-sisa PRRI di Sumatera tahun 1961. Ranger harus berhadapan langsung dengan batalion-batalion Angkatan Darat pimpinan Letkol Nawawi yang memberontak.
Kontak senjata sepanjang hari dan korban luka di pihak Resimen Pelopor menjadi batu ujian kesuksesan pasukan ini dalan menjalankan tugas-tugas berikutnya. Karier puncak Loemy ketika menjabat Komandan Korps Brimob tahun 1975-1978 dengan pangkat Brigjen Pol.
Masa revolusi, Loemy ikut aktif dalam perjuangan bersenjata sehingga memiliki pengalaman tempur yang tidak perlu diragukan lagi. Tahun 1959, dia menjabat Komandan Kompi A Ranger Mobbrig yakni kompi pertama Resimen Pelopor. Saat itu, pangkat Loemy Inspektur Satu.
Baca juga: Profil AKP Sang Ngurah Wiratama, Mantan Coverboy yang Tak Segan Sikat Preman Tanjung Priok
Sebagai komandan, Loemy menuntut kedisiplinan tinggi dalam segala hal sampai-sampai jika celana dinas anak buahnya terlihat kusut, dia bisa membatalkan izin cuti yang bersangkutan.
Kepiawaian Loemy teruji saat memimpin 2 peleton Ranger menumpas sisa-sisa PRRI di Sumatera tahun 1961. Ranger harus berhadapan langsung dengan batalion-batalion Angkatan Darat pimpinan Letkol Nawawi yang memberontak.
Kontak senjata sepanjang hari dan korban luka di pihak Resimen Pelopor menjadi batu ujian kesuksesan pasukan ini dalan menjalankan tugas-tugas berikutnya. Karier puncak Loemy ketika menjabat Komandan Korps Brimob tahun 1975-1978 dengan pangkat Brigjen Pol.
(jon)
Lihat Juga :