Motif Pembunuhan Janda di Barito Selatan Karena Sakit Hati Korban Berkata Kasar
Selasa, 08 Maret 2022 - 08:20 WIB
loading...
IS (baju orange), pelaku pembunuhan janda di Desa Bipak Kali, Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pada November 2021 lalu ditangkap polisi.Foto/Sigit Dzakwan
A
A
A
BARITO SELATAN - Pelaku pembunuhan janda di Desa Bipak Kali, Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pada November 2021 lalu akhirnya ditangkap polisi. Pelaku berinisial SI (65) ditangkap di Tabalong, Kalimantan Selatan, setelah 3 bulan menjadi buronan.
“Berkat kerja keras personel Polsek GB Awai yang dibantu Satreskrim Polres Barsel akhirnya pelarian terduga pelaku berinisial SI (65) warga Desa Bipak Kali berhasil kita amankan,” kata Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman, Selasa (8/3/2022).
Baca juga: Kakek Haus Seks di Kotawaringin Barat Cabuli 12 Anak di Bawah Umur
Dia menjelaskan pelaku selama dalam buronan berpindah-pindah tempat di dalam hutan sehingga menyulitkan penangkapan. Meski demikian, pelaku diringkus di daerah Pasuang Kampung Missim, Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Rabu (2/3/2022) pukul 22.00 WIB.
"Untuk motifnya, pelaku mengaku tersulut emosi lantaran jawaban korban yang kasar saat dirinya menanyakan alat pahat sehingga dengan spontan pelaku mengambil kayu dan menghantamkan kewajah dan kepala korban sebanyak enam kali," beber Kapolres.
“Berkat kerja keras personel Polsek GB Awai yang dibantu Satreskrim Polres Barsel akhirnya pelarian terduga pelaku berinisial SI (65) warga Desa Bipak Kali berhasil kita amankan,” kata Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman, Selasa (8/3/2022).
Baca juga: Kakek Haus Seks di Kotawaringin Barat Cabuli 12 Anak di Bawah Umur
Dia menjelaskan pelaku selama dalam buronan berpindah-pindah tempat di dalam hutan sehingga menyulitkan penangkapan. Meski demikian, pelaku diringkus di daerah Pasuang Kampung Missim, Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Rabu (2/3/2022) pukul 22.00 WIB.
"Untuk motifnya, pelaku mengaku tersulut emosi lantaran jawaban korban yang kasar saat dirinya menanyakan alat pahat sehingga dengan spontan pelaku mengambil kayu dan menghantamkan kewajah dan kepala korban sebanyak enam kali," beber Kapolres.
Lihat Juga :