Operasi Pasar, Disdakop-UKM Luwu Timur Sediakan 140 Dus Minyak Goreng
Senin, 07 Maret 2022 - 14:09 WIB
loading...
Disdakop-UKM Luwu Timur akan menyelenggarakan operasi pasar di Pasar Niaga Malili. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
LUWU TIMUR - Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdakop-UKM) Luwu Timur (Lutim) akan melakukan operasi pasar pada Selasa 8 Maret besok. Dalam kegiatan itu, akan dijual 140 dus minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Masyarakat yang ingin berbelanja minyak goreng dalam operasi pasar ini diharuskan mendaftar terlebih dahulu. Pendaftaran mulai dibuka pada pukul 14.00 Wita di hari kegiatan.
Baca juga:Disdagkop-UKM Lutim Akan Bentuk Satgas Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Dalam operasi pasar ini, Disdakop-UKM Luwu Timur menggandeng PT Sari Agrotama Persada (Wilmar Group), Ud Mitra Makassar Depo Mangkutana, dan Pt Wira Eka Persadatama Depo Mangkutana.
Kepala Dinas Disdakop-UKM Luwu Timur, Senfry kepada SINDOnews, Senin (7/3/2022) mengatakan, nantinya jumlah pendaftaran akan dibatasi, mengingat minyak goreng yang disediakan terbatas.
Baca juga:Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng, Disdagkop-UKM Lutim Sidak Empat Toko
"Kita akan menerima pendaftaran sebanyak 850 KK saja, dan kita nantinya akan memberikan nomor antrean kepada masyarakat yang mendaftar," jelas dia.
Masyarakat yang ingin berbelanja minyak goreng dalam operasi pasar ini diharuskan mendaftar terlebih dahulu. Pendaftaran mulai dibuka pada pukul 14.00 Wita di hari kegiatan.
Baca juga:Disdagkop-UKM Lutim Akan Bentuk Satgas Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Dalam operasi pasar ini, Disdakop-UKM Luwu Timur menggandeng PT Sari Agrotama Persada (Wilmar Group), Ud Mitra Makassar Depo Mangkutana, dan Pt Wira Eka Persadatama Depo Mangkutana.
Kepala Dinas Disdakop-UKM Luwu Timur, Senfry kepada SINDOnews, Senin (7/3/2022) mengatakan, nantinya jumlah pendaftaran akan dibatasi, mengingat minyak goreng yang disediakan terbatas.
Baca juga:Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng, Disdagkop-UKM Lutim Sidak Empat Toko
"Kita akan menerima pendaftaran sebanyak 850 KK saja, dan kita nantinya akan memberikan nomor antrean kepada masyarakat yang mendaftar," jelas dia.
Lihat Juga :