Pesan Ayah Sebelum Putrinya Diperkosa dan Dibunuh: Kalau Kenal Pria, Kamu Harus Hati-hati

Sabtu, 05 Maret 2022 - 21:34 WIB
loading...
Pesan Ayah Sebelum Putrinya...
Pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan berinisial A (22) menjalani pemeriksaan di Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Duka mendalam dirasakan Maryadi (50), ayah dari AW korban pemerkosaan dan pembunuhan di indekos Sawah Besar, Jakarta Pusat. Putri bungsunya yang berusia 20 tahun diperkosa lalu dibunuh A (22) lantaran pelaku sakit hati cintanya bertepuk sebelah tangan.

Maryadi mendapat kabar anaknya diperkosa saat sedang di pondok pesantren daerah Serang, Banten. Saat pulang ke Jakarta, dia lemas tak berdaya karena buah hatinya sudah tiada. "Saat tiba di Jakarta, di lokasi sudah banyak polisi. Di situ saya baru sadar anak saya sudah meninggal dunia," ujarnya, Sabtu (5/3/2022).
Baca juga: Usai Dicekik dan Pingsan, Wanita Muda Diperkosa hingga Tewas di Indekos Sawah Besar

Putrinya yang bekerja sebagai karyawan toko buah jambu kristal selalu mampir ke rumahnya sesaat sebelum berangkat kerja. Karena tidak kunjung datang ke rumah, Maryadi menyampaikan ke salah satu kakak tirinya mengecek kediaman korban.

"Ditelepon tidak respons, di-WA hanya ceklis satu. Saat itu, kakak tirinya inisiatif untuk memeriksa ke kosannya ternyata sudah jadi mayat," kata Maryadi.

Maryadi pernah diceritakan oleh putrinya terkait hubungannya dengan pelaku A (22). Dia hanya mengetahui si pelaku orangnya baik berdasarkan cerita anaknya. "Hubungannya teman dekat dengan anak saya. Anak saya cerita dia baru dekat dengan lelaki itu, katanya orangnya baik. Ternyata seperti ini jadinya," ujarnya.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan dan Perkosaan Gadis 20 Tahun Diyakini Punya Syahwat Besar ke Korban

"Padahal, saya sudah larang anak saya. Kalau kamu mau kenal laki-laki, kamu perempuan harus hati-hati. Tolong kenalkan ke bapak, beritahu bapak," ucap Maryadi.

Terkait status hubungan antara anaknya dengan pelaku, dia ragu atas hubungan keduanya. Dia hanya mengetahui si pelaku baru dekat dengan mendiang anaknya selama 8 bulan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved