PLN UP3 Bekasi: Kompor Induksi Bisa Jadi Solusi Alternatif Kompor Gas Elpiji
Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Windi menggunakan kompor listrik dengan daya 900 watt, satu tungku. Kompor itu digunakan untuk kebutuhan masak sehari-hari. Hasilnya, dia mengaku tagihan listrik di rumahnya relatif stabil tanpa kenaikan signifikan. Baca juga: Beli Kompor Induksi, PLN Bekasi Beri Diskon Rp150 Ribu Pelanggan Tambah Daya
“Justru jadinya tambah daya itu bukan karena kompor tapi alat elektroniknya yang nambah. Kaya AC yang dari satu sekarang dua, terus ada perabotan lain,” ucap dia. Untuk diketahui, karena cuaca Bekasi relatif panas, pendingin udara sudah menjadi perabotan wajib di setiap rumah.
Dengan banyaknya alat elektronik, Windi mengaku rata-rata tagihan listrik di rumahnya Rp 1.500.000. “Relatif stabil dari sebelum ada kompor sama sebelum ada kompor, dan ini bisa sangat menghemat pengeluaran,” ungkapnya. Baca juga: PLN Bekasi Pastikan Kelistrikan di Titik Terdampak Banjir Sudah Normal Semua
Manager PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani mengatakan, kompor induksi merupakan program yang digulirkan pemerintah secara nasional. Maka dari itu, setiap masyarakat sebenarnya dapat menikmati program tersebut bahkan bagi mereka yang rumahnya berdaya rendah.
Soalnya, dalam setiap paket pembelian kompor induksi, ada program diskon tambah daya menjadi hanya Rp 150.000. Diskon itu berlaku bagi semua pelanggan. ”Jadi setiap pelanggan bisa memiliki dan menggunakan kompor induksi ini sebenarnya,”kata Rahmi, Jumat (04/03/2022).
Promo ini bisa didapatkan dalam berbagai marketplace dan toko offline di Bekasi. Saat ini, jumlah pelanggan yang menggunakan kompor induksi melalui promo diskon tambah daya berjumlah 934 pelanggan dengan rincian 117 pelanggan rumah tangga, 117 bisnis dan 55 sosial.
“Justru jadinya tambah daya itu bukan karena kompor tapi alat elektroniknya yang nambah. Kaya AC yang dari satu sekarang dua, terus ada perabotan lain,” ucap dia. Untuk diketahui, karena cuaca Bekasi relatif panas, pendingin udara sudah menjadi perabotan wajib di setiap rumah.
Dengan banyaknya alat elektronik, Windi mengaku rata-rata tagihan listrik di rumahnya Rp 1.500.000. “Relatif stabil dari sebelum ada kompor sama sebelum ada kompor, dan ini bisa sangat menghemat pengeluaran,” ungkapnya. Baca juga: PLN Bekasi Pastikan Kelistrikan di Titik Terdampak Banjir Sudah Normal Semua
Manager PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani mengatakan, kompor induksi merupakan program yang digulirkan pemerintah secara nasional. Maka dari itu, setiap masyarakat sebenarnya dapat menikmati program tersebut bahkan bagi mereka yang rumahnya berdaya rendah.
Soalnya, dalam setiap paket pembelian kompor induksi, ada program diskon tambah daya menjadi hanya Rp 150.000. Diskon itu berlaku bagi semua pelanggan. ”Jadi setiap pelanggan bisa memiliki dan menggunakan kompor induksi ini sebenarnya,”kata Rahmi, Jumat (04/03/2022).
Promo ini bisa didapatkan dalam berbagai marketplace dan toko offline di Bekasi. Saat ini, jumlah pelanggan yang menggunakan kompor induksi melalui promo diskon tambah daya berjumlah 934 pelanggan dengan rincian 117 pelanggan rumah tangga, 117 bisnis dan 55 sosial.
Lihat Juga :