Penggunaan Dana Dipersoalkan, DPRD Jabar Diminta Bentuk Pansus Anggaran COVID-19
Senin, 15 Juni 2020 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi desakan itu, anggota Komisi III V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Ihsanudin mengaku, sangat mengapresiasi jika ada aspirasi dari tokoh pondok pesantren dan para kyai di Jawa Barat.
Hanya saja, sampai saat ini desakan membuat pansus belum ada. Dketahuinya baru ada 23 anggota DPRD di Karawang saja yang menginginkan hal tersebut.
“Sampaikan saja aspirasi itu secara resmi berikut dengan argumentasinya. Mudah-mudahan kami bisa mewakili suara pondok pesantren di Jawa Barat,” tutur Ihsanuddin melalui pesan di medsosnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Toto Purwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan penggunaan anggaran COVID-19.
“Untuk saat ini masih dalam proses. Adapun kebutuhan anggaran untuk masalah wabah ini sekitar Rp15 triliun. Kalau saja ada aspirasi untuk itu (pansus) sebaiknya disampaikan secara resmi,” tandas Toto.
Hanya saja, sampai saat ini desakan membuat pansus belum ada. Dketahuinya baru ada 23 anggota DPRD di Karawang saja yang menginginkan hal tersebut.
“Sampaikan saja aspirasi itu secara resmi berikut dengan argumentasinya. Mudah-mudahan kami bisa mewakili suara pondok pesantren di Jawa Barat,” tutur Ihsanuddin melalui pesan di medsosnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Toto Purwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan penggunaan anggaran COVID-19.
“Untuk saat ini masih dalam proses. Adapun kebutuhan anggaran untuk masalah wabah ini sekitar Rp15 triliun. Kalau saja ada aspirasi untuk itu (pansus) sebaiknya disampaikan secara resmi,” tandas Toto.
(awd)
Lihat Juga :