Kemendag Keluarkan Jurus untuk Tekan Harga Gula
Jum'at, 24 April 2020 - 07:04 WIB
loading...
Ilustrasi pedagang gula di pasar. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengakui mahal dan masih langkanya gula pasir. Hal tersebut diungkapkan saat menggelar rapat virtual dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat terkait pasokan dan harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Lebaran. Harga gula pasir di pasaran masih tinggi, berkisar Rp18.000 per kilogram.
Mahalnya harga gula, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan, pihaknya siap melakukan sejumlah strategi untuk menurunkan harga gula.
Untuk menjamin pasokan dan keterjangkauan harga gula yang harganya beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan dan berada di atas HET yaitu HET Rp12.500 per kg, Kemendag telah mengambil langkah sebagai berikut:
Kemendag telah memberikan Persetujuan Impor (PI) gula kristal mentah yang diolah menjadi gula konsumsi tahun 2020 sebesar 683.972 ton. Di mana, telah terealisasi 283.172 ton atau 41,40%. Kemudian, relokasi stok gula mentah yang ada di industri rafinasi untuk diolah menjadi gula konsumsi.
"Relokasi stok gula mentah yang ada di industri rafinasi 250.000 ton untuk diolah menjadi gula kristal putih yang akan menjadi gula konsumsi masyarakat. Kita melepas produk tersebut dengan harga Rp11.200 per kilogram ke distributor," ujar Suhanto di Jakarta, Kamis (23/4/2020).
Mahalnya harga gula, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan, pihaknya siap melakukan sejumlah strategi untuk menurunkan harga gula.
Untuk menjamin pasokan dan keterjangkauan harga gula yang harganya beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan dan berada di atas HET yaitu HET Rp12.500 per kg, Kemendag telah mengambil langkah sebagai berikut:
Kemendag telah memberikan Persetujuan Impor (PI) gula kristal mentah yang diolah menjadi gula konsumsi tahun 2020 sebesar 683.972 ton. Di mana, telah terealisasi 283.172 ton atau 41,40%. Kemudian, relokasi stok gula mentah yang ada di industri rafinasi untuk diolah menjadi gula konsumsi.
"Relokasi stok gula mentah yang ada di industri rafinasi 250.000 ton untuk diolah menjadi gula kristal putih yang akan menjadi gula konsumsi masyarakat. Kita melepas produk tersebut dengan harga Rp11.200 per kilogram ke distributor," ujar Suhanto di Jakarta, Kamis (23/4/2020).
Lihat Juga :