Asal-usul Gondangdia, Diambil dari Nama Binatang Air Sejenis Keong
Sabtu, 26 Februari 2022 - 05:16 WIB
loading...
A
A
A
Adapula Gedung Joeang ’45 yang kini menjadi museum. Awalnya, gedung ini merupakan hotel yang dibangun oleh warga Belanda bernama LC Schomper di tahun 1938. Karena berada di kawasan elite, maka hotel ini diperuntukkan khusus bagi pejabat tinggi Belanda, pejabat pribumi, dan pengusaha asing.
Pada 1942, hotel dengan nama Schomper 1 ini dijadikan asrama dan lokasi pendidikan nasionalisme pemuda Indonesia dan berganti nama menjadi Gedung Menteng 31. Museum Joeang ’45 baru diresmikan pada 19 Agustus 1974. Baca juga: Usai Didatangi Anies, Begini Penampakan Wajah Baru Kawasan Stasiun Gondangdia
Sejak dulu, Gondangdia juga memiliki pasar bernama Pasar Gondangdia. Dari sinilah gado-gado Boplo pertama kali muncul. Kata Boplo sendiri diambil dari kata De Boewploeg. Memiliki sejarah panjang dan menjadi lokasi mewah warga Belanda, Gondangdia masih sangat eksis hingga kini. Bahkan, lokasinya masih tertata rapi dengan banyak pohon rindang di sepanjang ruas jalannya.
Pada 1942, hotel dengan nama Schomper 1 ini dijadikan asrama dan lokasi pendidikan nasionalisme pemuda Indonesia dan berganti nama menjadi Gedung Menteng 31. Museum Joeang ’45 baru diresmikan pada 19 Agustus 1974. Baca juga: Usai Didatangi Anies, Begini Penampakan Wajah Baru Kawasan Stasiun Gondangdia
Sejak dulu, Gondangdia juga memiliki pasar bernama Pasar Gondangdia. Dari sinilah gado-gado Boplo pertama kali muncul. Kata Boplo sendiri diambil dari kata De Boewploeg. Memiliki sejarah panjang dan menjadi lokasi mewah warga Belanda, Gondangdia masih sangat eksis hingga kini. Bahkan, lokasinya masih tertata rapi dengan banyak pohon rindang di sepanjang ruas jalannya.
(mhd)
Lihat Juga :