Penampakan Bangunan Hancur Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,2 di Pasaman Barat

Jum'at, 25 Februari 2022 - 11:00 WIB
loading...
Penampakan Bangunan...
Sejumlah bangunan di Pasaman Barat, Sumatera Barat ambruk dan rusak usai diguncang gempa terkini bermagnitudo 6,2, Jumat (25/2/2022) pukul 08.39.29 WIB. Foto/MPI/Rus Akbar
A A A
PASAMAN BARAT - Sejumlah bangunan di Pasaman Barat, Sumatera Barat ambruk dan rusak usai diguncang gempa terkini bermagnitudo 6,2, Jumat (25/2/2022) pukul 08.39.29 WIB.

Penampakan Bangunan Hancur Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,2 di Pasaman Barat


"Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di daerah Kajai, Kecamatan Talamau, serta daerah Balerong, Kecamatan Pasaman," kata Plt Kasat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Azhar.

Baca juga: Dampak Gempa Terkini M6,2 Pasaman Barat, Pasien RS Lubuk Sikaping Dievakuasi Keluar Bangsal

Sejumlah bangunan dan gedung perkantoran mengalami kerusakan. Di antaranya kantor Bupati pasaman Barat yang mengalami kerusakan di beberapa titik.

"Untuk pastinya kita baru mendata karena tim baru ke lapangan untuk mendata," ujarnya.

Penampakan Bangunan Hancur Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,2 di Pasaman Barat


Data yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), sejumlah rumah warga di Kecamatan Talamau ada yang rusak berat, dinding copot, bagian teras roboh, bahkan rata dengan tanah.

Baca juga: BREAKING NEWS! Gempa Bumi Terkini Bermagnitudo 6,2 Guncang Pasaman Barat

Gempa terkini M6,2 ini juga membuat beberapa pasien di RSUD Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dievakuasi dari bangsal. Mereka diletakkan di bagian teras rumah sakit tersebut.

“Tadi laporan masyarakat memang pasien yang ada dalam rumah sakit RSUD Lubuk Sikaping sempat dikeluarkan dan diletakkan di teras atau jalan dalam rumah sakit,” kata Yulisman Mohne, anggota DPRD Kabupaten Pasaman kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (25/2/2022)

Yulisman menambahkan setelah gempa mulai reda pasien mulai berlahan dikembalikan ke bangsalnya. “Kita belum mendapatkan laporan korban jiwa saat ini, begitu juga dampak kerusakan akibat gempa,” katanya.



Sementara informasi lainnya pendopo Bupati Pasaman Barat mengalami kerusakan akibat guncangan gempa, namun belum ada keterangan dari pihak terkait dampak kerusakan.

Usai gempa 6,2 tersebut, banyak gempa susulan terjadi di Pasaman Barat mulai dari 4 sampai 3 magnitudo.

Sementara itu. Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami pada BMKG, Daryono menjelaskan, gempa M6,2 yang mengguncang Pasaman Barat pada pagi ini merupakan gempa kerak dangkal. Gempa tersebut dipicu aktivitas Sesar Besar Sumatra

"Gempa kerak dangkal M6,2 ini dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra tepatnya pada Segmen Angkola bagian selatan, diperkirakan berpotensi destruktif/kerusakan," kata Daryono melalui akun twitter pribadinya @DaryonoBMKG, Jumat (25/2/2022).

Daryono memprediksi gempa yang terjadi di Pasaman Barat pada pagi ini berpotensi merusak.

Sebab, guncangan gempa terasa cukup kuat di wilayah yang dekat dengan pusat gempa.

"Gempa M6,2 ini jenisnya gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang dipicu aktivitas sesar aktif (active fault)," imbuhnya.

Berdasarkan hasil penelusuran Daryono, wilayah Pasaman Barat pernah beberapa diguncang gempa yang berkekuatan besar.

"Dalam catatan sejarah gempa di wilayah gempa M6,2 saat ini pernah dilanda gempa merusak beberapa kali seperti yang terjadi pada tahun 1822, 1892, 1926 Mag.7,0 dan 1971 Mag 6,1," bebernya.

Hingga saat ini, belum ada laporan lebih lanjut terkait ada tidaknya korban jiwa serta kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa M6,2 di Pasaman Barat tersebut. BMKG meminta agar masyarakat waspada terhadap potensi gempa susulan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved