Antisipasi Wabah Penyakit, Kodam XIV Dirikan Posko Kesehatan di Bantaeng
Senin, 15 Juni 2020 - 08:30 WIB
loading...
Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjend Andi Sumangerukka turun langsung melihat dampak banjir bandang di Bantaeng. Foto : SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BANTAENG - Jajaran TNI Angkatan Darat melalui Kodam XIV/ Hasanuddin ikut membantu penanganan pasca banjir di Kabupaten Bantaeng. Sebanyak Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon infanteri 726/ Tamalatea dikerahkan untuk ikut membersihkan material bencana di titik banjir.
Baca : ASN Bantaeng Dikerahkan Kerja Bakti Bersihkan Material Sisa Banjir
Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjend Andi Sumangerukka hadir langsung di Bantaeng untuk melihat dampak banjir itu. Dia mengaku selain pasukan dari Yonif 726, pihaknya jugamengerahkan tenaga medis untuk membentuk posko kesehatan di beberapa titik. Posko kesehatan ini dibentuk untuk mengantisipasi dampak kesehatan setelah banjir.
"Biasanya setelah banjir, kesehatan korban banjir mulai terganggu, makanya kita koordinasi dengan Pemkab Bantaeng untuk mengantisipasi hal ini,"ujarnya kemarin.
Tak hanya itu saja, Kodam XIV segera mengerahkan kendaraan untuk mengangkut air bersih di titik-titik banjir. Ada pula bantuan sembako untuk warga yang membutuhkan. "Untuk sementara kita juga membuka dua dapur umum. Kita lihat kondisinya, jika masih dibutuhkan, kita buka lagi," jelas dia.
Baca : ASN Bantaeng Dikerahkan Kerja Bakti Bersihkan Material Sisa Banjir
Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjend Andi Sumangerukka hadir langsung di Bantaeng untuk melihat dampak banjir itu. Dia mengaku selain pasukan dari Yonif 726, pihaknya jugamengerahkan tenaga medis untuk membentuk posko kesehatan di beberapa titik. Posko kesehatan ini dibentuk untuk mengantisipasi dampak kesehatan setelah banjir.
"Biasanya setelah banjir, kesehatan korban banjir mulai terganggu, makanya kita koordinasi dengan Pemkab Bantaeng untuk mengantisipasi hal ini,"ujarnya kemarin.
Tak hanya itu saja, Kodam XIV segera mengerahkan kendaraan untuk mengangkut air bersih di titik-titik banjir. Ada pula bantuan sembako untuk warga yang membutuhkan. "Untuk sementara kita juga membuka dua dapur umum. Kita lihat kondisinya, jika masih dibutuhkan, kita buka lagi," jelas dia.
Lihat Juga :