KKLR Dorong Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah di Sulsel

Rabu, 23 Februari 2022 - 23:23 WIB
loading...
KKLR Dorong Pembentukan...
Ketua bidang Humas BPP KKLR, Sakral Wijaya Saputra saat berbincang dengan wartawan di Makassar, Rabu (23/2/2022). Foto: SINDOnews/Anicolha
A A A
MAKASSAR - Pembentukan daerah otonomi baru di Sulwesi Selatan ( Sulsel ) yakni Kabupaten Luwu Tengah terus digaungkan, salah satunya datang dari Badan Pengurus Pusat (BPP) Keluarga Kerukunan Luwu Raya (KKLR).

Hal tersebut menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan BPP KKLR di bawah kepengurusan Arsyad Kasman, agar syarat pembentukan Provinsi Luwu Raya bisa terwujud.

Ketua bidang Humas BPP KKLR, Sakral Wijaya Saputra mengemukakan, pembentukan daerah tingkat dua atau kabupaten, menjadi salah satu prioritas diperjuangkan BPP KKlR di bawah kepengurusan Arsyad Kasman, agar menjadikan Luwu Raya sebagai Provinsi.

Baca juga: Jenderal Dudung Dihina di Medsos, Ratusan Ormas di Surabaya Demo dan Lapor Polisi

“Jadi, Beliau (Ketua BPP KKLR) ingin terus berupaya optimal agar pembentukan Kabupaten Luwu Tengah bisa terwujud, ini menjadi prioritasnya,” kata Sakral kepada wartawan saat berbincang di Warkop 212 Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar, Rabu (23/2/2022).

Sakral mengungkapkan, Ketua BPP KKLR Arsyad Kasmar, juga telah bertemu dengan Datu Luwu di Jakarta, Andi Maradang Mackulau salah satunya membicarakan terkait pembentukan Kabupaten Luwu Tengah.



“Pak Arsyad dalam pertemuannya melaporkan terpilihnya Beliau dan juga membahas apa saja yang akan menjadi prioritas KKLR ke depan, Beliau ingin mensingkronkan apa yang menjadi hal demi bisa terwujudknya Provinsi Luwu Raya," tuturnya.

Olehnya itu kata dia, Arsyad Kasmar meminta dukungan masyarakat Luwu Raya, agar cita-cita luhur pejuang Luwu Raya bisa tercapai.

"Jadi, dalam pertemuan tersebut Datu Luwu saat ini berfokus mencoba melobi agar Toraja dan Enrekang dan beberapa kabupaten lain ikut bergabung menjadi kabupaten di bawa naungan Provinsi Luwu Raya nantinya. Agar memenuhi syarat pembentukan luwu raya,” ungkapnya.

Baca juga: Oknum TNI Diduga Serang Pos Lantas Sinjai, Sejumlah Anggota Polantas Diperiksa

Dalam pertemuan itu, Arsyad Kasmar juga menyampaikan sudah berkoordinasi dengan pemangku adat, Tokoh Toraja dan Enrekang untuk diajak bergabung menjadi Provinsi Luwu Raya.

"Dengan melakukan pendekatan historis dan sejarah-sejarah antara beberapa kabupaten tersebut yang juga berdekatan secara letak wilayah,” kata Arsyad Kasmar.

Kendati demikian, Ketua KKLR Arsyad Kasmar mengaku, yang menjadi prioritas utamanya dalam pembentukan Provinsi luwu Raya adalah bagaimana menjadikan Luwu Tengah sebagai kabupaten baru.

"Jangan ditunggangi politik, ketika dimekarkan maka siapapun yang terpilih sebagai pemimpin tidak ada masalah, yang jelas cita cita luhur pembentukan Provinsi Luwu Raya ini harus tetap dikawal sampai tuntas,” ungkapnya.

Baca juga: Wakil Ketua DPR Janji Perjuangkan Pemekaran Luwu Tengah

Dia juga menuturkan bahwa daerah Luwu Raya ini selalu digembor-gemborkan. Olehnya, melihat peluang itu, pemekaran Luwu Tengah harus diperjuangkan untuk menjadi kabupaten.

"Kita akan memulai dengan mengawal Luwu Tengah menjadi kabupaten baru. Kita akan mengoptimalkan segala yang ada, kita akan bagun komunikasi dengan seluruh tokoh luwu raya baik di pusat sampai daerah-daerah. Kita harus bersinergi satu sama lain,” kata Arsyad.

Arsyad mengaku akan menggunakan jejaring yang dimiliki, baik yang ada di pusat dan daerah, termasuk beberapa petinggi partai di tingkat nasional, dan wakil-wakil rakyat asal Tanah Luwu di Senayan agar pembentukan Kabupaten Luwu Tengah bisa terwujud.

“Peran-peran seluruh lapisan masyarakat dibutuhkan di sini. Kita bersinergi untuk mengawal hal tersebut bersama-sama,” tandas Ketua DPC Gerindra Luwu Utara ini.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Pesawat ATR Jatuh di...
Pesawat ATR Jatuh di Sulsel Pernah Ikut Bantu Cari Korban Kapal Terbakar
Pesawat ATR Hilang Kontak...
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Angkut 11 Orang
Basarnas Kerahkan Puluhan...
Basarnas Kerahkan Puluhan Personel Cari Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Pesawat ATR 400 Indonesia...
Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Perindo Bakal Lantik...
Perindo Bakal Lantik Tokoh Daerah yang Punya Rekam Jejak dan Jadi Corong Aspirasi Masyakat Sulsel
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved