Pemicu Sarah Jadi PSK Online: Perceraian Orang Tua, Bapak Tiri Genit, hingga Diselingkuhi Pacar

Rabu, 23 Februari 2022 - 05:10 WIB
loading...
Pemicu Sarah Jadi PSK...
Sarah (24) tidak ujug-ujug terjun jadi PSK online. Dia melewati fase-fase sulit seperti perceraian orang tua, bapak tiri genit, hingga diselingkuhi pacar. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sarah (24) tidak ujug-ujug terjun jadi PSK online . Dia melewati fase-fase sulit seperti perceraian orang tua, bapak tiri genit, hingga diselingkuhi pacar.

Ketidakharmonisan rumah tangga yang berujung orang tua bercerai berdampak langsung terhadap kehidupan Sarah, wanita asal Subang, Jawa Barat itu. Bapak dan ibunya berpisah ketika Sarah menginjak usia 15 tahun.
Baca juga: 4 Alasan Wanita Jadi PSK Online, Nomor 2 Biar Bisa Gaya

Setahun kemudian sang ibu menikah lagi. Namun, bukan kedamaian yang didapat Sarah malah memutuskan keluar rumah lantaran konflik dengan ayah tirinya sehingga kerap membuat sang ibu menangis.

“Ayah tiriku itu cunihin (genit), suka goda-goda aku. Makanya aku jijik,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Akibat sering cekcok, Sarah yang masih duduk di bangku SMA diminta sang ibu tinggal di Bandung bersama tantenya. Setelah lulus, dia sempat bekerja sebagai kasir minimarket.

Karena memiliki uang hasil kerja kerasnya, Sarah jarang pulang ke rumah si tante. Apalagi saat itu sang ibu dan tantenya tengah berebut soal warisan kakeknya.

Tak mau terlibat lebih jauh, dia kabur dari rumah tantenya lalu ngekos. Sempat berpacaran dengan salah satu pembeli minimarket, Sarah ternyata dijebak. Si pacar berulang kali selingkuh. Keduanya pun putus hingga membuat Sarah akhirnya minggat ke Bali.

“Awalnya aku di Denpasar, Bali cuma mau kabur dari keluarga. Setelah itu, aku kehabisan uang ya udah terus cari jalan pintas ini (PSK online),” ucap Sarah.

Saat pertama kali menjual diri, dia sempat ketakutan. Dia ditawari teman prianya yang doyan main PSK untuk berhubungan seks. Karena tak memiliki pilihan lantaran tinggal di kota orang dan jauh dari keluarga, Sarah mengiyakan.

Upah sekali kencan untuk pertama kalinya dia dapat Rp750 ribu. Uang itu tidak dia manfaatkan sebaik mungkin, misalnya kembali kepada keluarganya di Bandung. “Uang kencan habisnya cepet. Besoknya aku cari pelanggan lagi,” kata Sarah.

Sempat menaikkan tarif Rp1 juta untuk layanan short time, rupanya harga itu dinilai terlalu mahal. Sarah kemudian menurunkan tarif hingga disepakati Rp500 ribu. Dengan Rp500 ribu sekali kencan, Sarah kebanjiran orderan via Open BO.
Baca juga: Haus Seks, Indah Karyawati Bank Buka-bukaan Mulai Gonta-ganti Pacar hingga Nyambi PSK Online

Lewat mulut ke mulut pelanggannya, Sarah memiliki daftar tunggu pelanggan. Artinya, jadwal kencan yang padat membuat sang tamu terpaksa menunggu. “Sempat dua bulan di Bali, aku akhirnya ke Balikpapan setelah diajak temanku,” ujarnya.

Seperti di Bali, di Balikpapan pun Sarah tak kehilangan pelanggannya. Beberapa pelanggan setia yang dikenal di Bali merekomendasikan Sarah kepada sejumlah pria hidung belang. Selama tinggal di beberapa kota besar itu, dia kerap berpindah-pindah hotel. Satu kamar hotel yang dia huni tak pernah lebih dari 3 hari.

“Tapi, setelah di Jakarta terkadang capek yang begitu akhirnya di sini (Jakarta) aku masuk ke lokalisasi sebelum freelance sekarang,” katanya.

Selain Bali, Balikpapan, Jakarta, Sarah juga pernah melakukan perjalanan sebagai pekerja seks ke Jogjakarta, Surabaya, Semarang, dan Makassar. Seluruh kota di beberapa Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi itu Sarah nikmati sekitar 2,5 tahun saat dirinya memberanikan keluar dari rumah tantenya di Bandung.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Rekomendasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved