Kisah Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said Singkirkan VOC

Selasa, 22 Februari 2022 - 05:01 WIB
loading...
A A A
Dikisahkan dalam Serat Cebolek (salah satu khazanah sastra Jawa yang berbentuk tembang alit atau macapat) Pangeran Mangkubumi gemar mengembara dan mengadakan pendekatan dengan masyarakat, serta memberikan pertolongan kepada yang lemah. Pendekatan yang diakukan dengan telaten dan hati lembut berbuah kesetiaan dari pengikut-pengikutnya.

Tak mengherankan jika pengikut Pangeran Mangkunbumi mencapai ribuan orang. Terbukti pada 1746 saat melawan VOC, sebanyak 3.000 pasukannya mengangkat senjata. Pengikutnya terus bertambah dari waktu ke waktu. Setahun kemudian, tepatnya 1747 pengikutnya bertambah menjadi 13.000 prajurit. Termasuk pasukan berkuda yang banyaknya 2.500 prajurit.

Gelar Sri Sultan Hamengku Buwono I
Mengutip situs kratonjogja.id, era 1740 adalah masa-masa berat bagi bumi Mataram. Pemberontakan merajalela, dimulai Geger Pacina yang dipimpin Sunan Kuning dibantu Pangeran Sambernyawa atau Raden Mas Said, hingga gerakan-gerakan sporadis yang dipimpin Pangeran Sambernyawa sendiri pada hari-hari selanjutnya.

Pemberontakan itu mengakibatkan keraton harus berpindah dari Kartasura ke Surakarta pada 17 Februari 1745. Untuk memadamkan pemberontakan Sambernyawa, Raja Mataram saat itu, Susuhunan Paku Buwono II mengadakan sayembara yang disambut dan dimenangkan oleh Pangeran Mangkubumi.

Pangeran Mangkubumi kemudian bermaksud untuk mengendalikan pesisir utara Jawa sebagai langkah strategis mengurangi pengaruh VOC di bumi Mataram. Namun akibat penghianatan dan kecurangan yang dilakukan Patih Pringgoloyo yang didukung VOC, langkahnya gagal.

Pangeran Mangkubumi kemudian memutuskan untuk keluar dari lingkup istana dan memulai serangan terbuka terhadap VOC. Keputusan tersebut menuai dukungan dari Pangeran Sambernyawa.

Bersama Sambernyawa, Pangeran Mangkubumi berhasil membebaskan beberapa daerah dari cengkeraman VOC. Di sisi lain, pada akhir 1749, kondisi kesehatan Paku Buwono II semakin menurun.

Belanda memanfaatkan kondisi ini sehingga muncul traktat yang berisi penyerahan Kerajaan Mataram seluruhnya kepada VOC pada tanggal 16 Desember 1749. Hanya berselang hari, Paku Buwono II wafat dan kemudian digantikan oleh puteranya Paku Buwono III.

Mengetahui adanya kesepakatan tersebut, maka Pangeran Mangkubumi dan Sambernyawa semakin sengit bertempur. Garis depan VOC terdesak dan pasukannya banyak yang tewas. Hanya dalam hitungan bulan, hampir seluruh wilayah Kerajaan Mataram sudah berada di bawah kekuasaan Pangeran Mangkubumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Warga Banten Temukan...
Warga Banten Temukan Uang Koin Kuno VOC Tahun 1792
Kisah Untung Suropati,...
Kisah Untung Suropati, Mata-Mata Belanda yang Tewas dalam Dekapan Anaknya
Mengungkap Jejak Koin...
Mengungkap Jejak Koin Benggol, Uang Kerokan Era Kolonial yang Terbuat dari Emas
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved