PTPN VIII Gebrak Ekspor Teh Celup 36 Ribu Dolar AS ke Kanada
Selasa, 22 Februari 2022 - 00:33 WIB
loading...
PTPN melakukan gebrakan ekspor teh celup ke Kanada senilai 36.000 Dolar AS. Foto/Ilustrasi/Dok
A
A
A
BANDUNG - PT Perkebunan Nusantara ( PTPN ) VIII melakukan ekspor perdana teh celup ke Kanada senilai 36.000 Dolar AS lebih. Manajer Industri Hilir Teh (IHT) PTPN VIII, Sugama mengatakan, volume ekspor teh celup dengan merek Walini tersebut mencapai 1.070 master carton atau satu kontainer.
"Ekspor perdana Teh Walini ke negara Kanada ini memiliki nilai sebesar 36.569,90 Dolar AS dengan empat varian Teh Walini premium, yakni teh celup black tea, green tea, lemon tea, dan jasmine tea," tutur Sugama dalam keterangan resminya, Senin (22/2/2022). Baca juga:PTPN Group Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Sejumlah Daerah
Menurut Sugama, Teh Walini kualitas premium ini disebar ke 500 outlet Loblaws Superstore yang ada di seluruh Kanada. Lebih lanjut Sugama menjelaskan, PTPN VIII merupakan perusahan perkebunan teh terbesar dan terluas di Indonesia. Perkebunan teh PTPN VIII, kata Sugama, terletak di wilayah dengan ketinggian antara 600-2.000 meter di atas permukaan laut.
Dengan iklim tropis di wilayah agro tersebut, maka teh yang ditanam memiliki rasa, warna, dan aroma yang khas Tatar Parahyangan serta rasa teh yang eksklusif dan banyak diminati oleh pelanggan di pasar dunia.
"Ekspor perdana Teh Walini ke negara Kanada ini memiliki nilai sebesar 36.569,90 Dolar AS dengan empat varian Teh Walini premium, yakni teh celup black tea, green tea, lemon tea, dan jasmine tea," tutur Sugama dalam keterangan resminya, Senin (22/2/2022). Baca juga:PTPN Group Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Sejumlah Daerah
Menurut Sugama, Teh Walini kualitas premium ini disebar ke 500 outlet Loblaws Superstore yang ada di seluruh Kanada. Lebih lanjut Sugama menjelaskan, PTPN VIII merupakan perusahan perkebunan teh terbesar dan terluas di Indonesia. Perkebunan teh PTPN VIII, kata Sugama, terletak di wilayah dengan ketinggian antara 600-2.000 meter di atas permukaan laut.
Dengan iklim tropis di wilayah agro tersebut, maka teh yang ditanam memiliki rasa, warna, dan aroma yang khas Tatar Parahyangan serta rasa teh yang eksklusif dan banyak diminati oleh pelanggan di pasar dunia.
Lihat Juga :