Kapolres Jakut Ungkap Modus Penjualan Minyak Goreng Fiktif di Koja

Senin, 21 Februari 2022 - 20:52 WIB
loading...
Kapolres Jakut Ungkap...
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengungkap modus penjualan pre-order (PO) minyak goreng yang nyatanya fiktif. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengungkap modus penjualan pre-order (PO) minyak goreng yang nyatanya fiktif. Modus ini berhasil mengelabui puluhan emak-emak di wilayah Koja, Jakarta Utara. Puluhan emak-emak ini tergiur dengan harga minyak goreng yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar oleh kawannya.

Kasus ini telah berjalan sejak September 2021. Pelaku menawarkan dagangannya melalui status di media sosial dan membuat banyak orang tertarik. "Pelaku membuat status di salah satu media sosial dengan tulisan open PO minyak goreng murah Rp150.000," ujar Wibowo, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Temuan Penimbunan Minyak Goreng, DPR Minta Seluruh Polda Gelar Sidak

Salah satu korban yang tertarik bersepakat dengan pelaku untuk melakukan transaksi. Namun, syarat uang pembayaran ini harus dibayarkan terlebih dahulu ke rekening pelaku dengan perjanjian delapan hari barang akan dikirim.

"Namun, sampai batas waktu yang ditentukan barang ini nggak dikirim sehingga korban melapor," ucapnya.

Pelaku yang sudah diamankan berinisial DA, warga Koja, Jakarta Utara. Dari sejumlah saksi yang mengaku korban hanya dua orang yang melaporkan beserta alat bukti. "Ibu Endang dan Ibu Natasya," kata Wibowo.

Kerugian keduanya yakni Ibu Endang sebesar Rp135 juta dan Ibu Natasya Rp160 juta. Jika menggabungkan dengan laporan korban-korban lainnya, maka total kerugian mencapai Rp1,5 miliar.
Baca juga: Ultimatum Pengusaha, Polri: Jangan Coba-coba Hambat Distribusi Minyak Goreng
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Lesti Kejora Imbau Fans...
Lesti Kejora Imbau Fans Waspada Penipuan, Jangan Percaya Akun Media Sosial Palsu
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved