Kisah Kombes Gatot Haribowo, Direktur Samapta Polda Metro Jaya Pukul Mundur GAM
Minggu, 20 Februari 2022 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Pengalaman yang tidak kalah berkesan, ketika bertugas sebagai Karo Ops Polda Papua. Saat itu, terjadi kericuhan akibat isu rasis menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, pada 16-17 Agustus 2019.
Dalam peristiwa itu terjadi pengiriman bantuan kendali operasi (BKO) besar-besaran bahkan melebihi jumlah BKO pada ajang PON Papua 2021 lalu. "Waktu itu BKO di sana hampir 10 ribu tersebar di seluruh Papua waktu kerusuhan di Jayapura," kata Gatot kembali mengenang.
Sebagai Karo Ops, dia tak menyangka 10 personel BKO bergerak di bawah perintahnya. Tidak hanya mempersiapkan teknis pengamanan, dia juga harus menyediakan tempat tidur hingga konsumsi hingga buang air.
"Kita lobi pemerintah agar perkantoran yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk tempat tinggal mereka. Karena bukan hanya satu dua orang, ini ribuan. Kita harus persiapkan juga MCK,” ucapnya.
Tak hanya rumah dinas Kapolda dan Wakapolda serta pejabat lain, dia juga meminta tolong pada anggota Polri yang bertugas di Papua untuk berbagi tempat di rumah dinasnya.
Baca juga: Profil AKBP Setyo Koes, Wakapolres Jakpus Momok Pemburu Mafia Tanah dan Preman
Dalam peristiwa itu terjadi pengiriman bantuan kendali operasi (BKO) besar-besaran bahkan melebihi jumlah BKO pada ajang PON Papua 2021 lalu. "Waktu itu BKO di sana hampir 10 ribu tersebar di seluruh Papua waktu kerusuhan di Jayapura," kata Gatot kembali mengenang.
Sebagai Karo Ops, dia tak menyangka 10 personel BKO bergerak di bawah perintahnya. Tidak hanya mempersiapkan teknis pengamanan, dia juga harus menyediakan tempat tidur hingga konsumsi hingga buang air.
"Kita lobi pemerintah agar perkantoran yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk tempat tinggal mereka. Karena bukan hanya satu dua orang, ini ribuan. Kita harus persiapkan juga MCK,” ucapnya.
Tak hanya rumah dinas Kapolda dan Wakapolda serta pejabat lain, dia juga meminta tolong pada anggota Polri yang bertugas di Papua untuk berbagi tempat di rumah dinasnya.
Baca juga: Profil AKBP Setyo Koes, Wakapolres Jakpus Momok Pemburu Mafia Tanah dan Preman
Lihat Juga :