Kasus Harian Covid-19 di Kota Bogor Tembus 1.043, Dinkes: Tertinggi Selama Pandemi
Jum'at, 18 Februari 2022 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
"Sisanya 143 orang (33,5 persen) berasal dari Kabupaten Bogor dan 67 orang (15,7 persen). Pusat isolasi di BPKP Ciawi terisi 54 persen," terang Retno.
Pasien Covid-19 diminta untuk segera melapor ke Puskesmas terdekat secara online melalui call center Puskesmas yang telah diinformasikan melalui kader atau RW Siaga terdekat. Namun, pasien juga dapat mengakses layanan telemedisin IDI Kota Bogor di nomor WhatsApp 0895346287624.
"Pasien tanpa gejala atau gejala ringan dapat melakukan isoman di rumah. Rumah sakit hanya diperuntukkan kasus sedang atau berat," jelasnya. Baca juga: Hadapi Gelombang Ketiga Pandemi, Ini 6 Strategi Satgas Covid-19
Untuk memutus rantai penularan, kontak erat dari pasien terkonfrimasi positif diminta untuk melakukan karantina dan pemeriksaan swab sesuai ketentuan. Menanggapi lonjakan kasus ini, masyarakat diharapkan untuk untuk lebih meningkatkan disiplin protokol kesehatan baik itu di tempat kerja, tempat umum maupun pada saat kembali ke rumah.
"Upaya lain yang juga penting adalah vaksinasi. Masyarakat yang belum mendapat vaksin pertama dan kedua diimbau untuk segera mendapatkan vaksinasi. Untuk masyarakat yang telah mendapat vaksin kedua lebih dari enam bulan, dapat segera mendapatkan vaksin booster," pungkas Retno.
Pasien Covid-19 diminta untuk segera melapor ke Puskesmas terdekat secara online melalui call center Puskesmas yang telah diinformasikan melalui kader atau RW Siaga terdekat. Namun, pasien juga dapat mengakses layanan telemedisin IDI Kota Bogor di nomor WhatsApp 0895346287624.
"Pasien tanpa gejala atau gejala ringan dapat melakukan isoman di rumah. Rumah sakit hanya diperuntukkan kasus sedang atau berat," jelasnya. Baca juga: Hadapi Gelombang Ketiga Pandemi, Ini 6 Strategi Satgas Covid-19
Untuk memutus rantai penularan, kontak erat dari pasien terkonfrimasi positif diminta untuk melakukan karantina dan pemeriksaan swab sesuai ketentuan. Menanggapi lonjakan kasus ini, masyarakat diharapkan untuk untuk lebih meningkatkan disiplin protokol kesehatan baik itu di tempat kerja, tempat umum maupun pada saat kembali ke rumah.
"Upaya lain yang juga penting adalah vaksinasi. Masyarakat yang belum mendapat vaksin pertama dan kedua diimbau untuk segera mendapatkan vaksinasi. Untuk masyarakat yang telah mendapat vaksin kedua lebih dari enam bulan, dapat segera mendapatkan vaksin booster," pungkas Retno.
(mhd)
Lihat Juga :