Habiskan Dana BOS Rp8 Miliar, Pengadaan Buku di Lutim Disorot
Kamis, 17 Februari 2022 - 21:29 WIB
loading...
Pengadaan buku mata pelajaran terbitan Lontara Pusaka yang menghabiskan dana BOS Rp8 miliar disorot karena kualitasnya dinilai kurang baik. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A
A
A
LUWU TIMUR - Pengadaan buku mata pelajaran terbitan Lontara Pusaka untuk SD dan SMP di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) disorot. Kualitas buku dikeluhkan, padahal anggaran pengadaan cukup besar.
Sekadar diketahui, pengadaan buku tersebut menelan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Rp8 miliar. Adapun pengadaannya dilakukan sejak 2021 lalu.
Baca Juga: Satpol PP Lutim Sidak HP Pegawai, Cari Aplikasi Game Judi Online
Kepala SMPN 5 Malili, Sukmawati, menjelaskan harga buku terbitan Lontara Pusaka bervariasi. Mulai dari Rp18 ribu, tapi rata-rata berkisar Rp20 ribu ke atas.
"Iya, harganya bervariasi itu, Rp 18 ribu ke atas," kata dia.
Sementara itu, Guru SMP 2 Malili, menilai bahwa buku yang diedarkan untuk sekolah itu memliki kualitas yang tidak terlalu bagus.
"Harusnya lebih bagus lagi. Mudah-mudahan ke depannya kualitasnya bisa lebih bagus lagi," tuturnya.
Baca Juga: Realisasi Vaksinasi Anak di Lutim Tembus 72,71 Persen, Tertinggi di Tomoni Timur
Dari informasi yang dihimpun awak media, buku yang diterbitkan oleh Lontara Pusaka disusun oleh guru yang di-SK-an oleh Dinas Pendidikan Luwu Timur.
Terdata ada sekitar 30.360 murid SD yang tersebar di 154 satuan pendidikan. Sedangkan untuk pelajar SMP, jumlahnya mencapai 11.020 yang tersebar di 45 satuan pendidikan.
Untuk SD, ada enam item buku terbitan Pusaka Lontara. Sedangkan SMP, ada 10 item buku dengan mata pelajaran yang berbeda-beda.
Sekadar diketahui, pengadaan buku tersebut menelan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Rp8 miliar. Adapun pengadaannya dilakukan sejak 2021 lalu.
Baca Juga: Satpol PP Lutim Sidak HP Pegawai, Cari Aplikasi Game Judi Online
Kepala SMPN 5 Malili, Sukmawati, menjelaskan harga buku terbitan Lontara Pusaka bervariasi. Mulai dari Rp18 ribu, tapi rata-rata berkisar Rp20 ribu ke atas.
"Iya, harganya bervariasi itu, Rp 18 ribu ke atas," kata dia.
Sementara itu, Guru SMP 2 Malili, menilai bahwa buku yang diedarkan untuk sekolah itu memliki kualitas yang tidak terlalu bagus.
"Harusnya lebih bagus lagi. Mudah-mudahan ke depannya kualitasnya bisa lebih bagus lagi," tuturnya.
Baca Juga: Realisasi Vaksinasi Anak di Lutim Tembus 72,71 Persen, Tertinggi di Tomoni Timur
Dari informasi yang dihimpun awak media, buku yang diterbitkan oleh Lontara Pusaka disusun oleh guru yang di-SK-an oleh Dinas Pendidikan Luwu Timur.
Terdata ada sekitar 30.360 murid SD yang tersebar di 154 satuan pendidikan. Sedangkan untuk pelajar SMP, jumlahnya mencapai 11.020 yang tersebar di 45 satuan pendidikan.
Untuk SD, ada enam item buku terbitan Pusaka Lontara. Sedangkan SMP, ada 10 item buku dengan mata pelajaran yang berbeda-beda.
(tri)
Lihat Juga :