Festival Pinisi Ikuti Kurasi Kharisma Event Nusantara
Kamis, 17 Februari 2022 - 16:25 WIB
loading...
Perwakilan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bulukumba saat memaparkan terkait Festival Pinisi ke Tim Kurasi Kharisma Event Nusantara (KEN). Foto: Istimewa
A
A
A
BULUKUMBA - Festival Pinisi menjadi salah satu event Pariwisata yang masuk dalam radar Tim Kurasi Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2022.
Festival Pinisi masuk dalam daftar tersebut bersama lima event pariwisata kabupaten/kota lain di Sulsel. Lima event tersebut yakni Festival Taka Bonerate Selayar, Salo Karajae Parepare, Festival To Berru, F8 Kota Makassar, dan Lovely December Tana Toraja.
Baca juga:Sekkab Bulukumba Dorong Peningkatan Tenaga Kerja Terampil
Festival Pinisi berdasarkan kalender event Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba akan dihelat pada tanggal 14-18 September 2022.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bulukumba, Daud Kahal mempresentasikan rencana event Festival Pinisi secara virtual di hadapan Tim Kurator KEN, Selasa 15 Februari 2022 di ruang rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel.
Presentasi disaksikan langsung Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf yang mengenakan busana adat Kajang bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Prof Muh Jufri.
Baca juga:Delapan Event Wisata Bakal Digelar di Pantai Bira Selama Tahun 2022
Daud Kahal menjelaskan, Festival Pinisi memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan event yang menampilkan keunikan yang sarat dengan makna, baik dari perspektif budaya, agama, sejarah, maupun nilai ekonomi dan sosial.
"Terlebih bahwa Pinisi telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda dari UNESCO ," ungkap Daud.
Mantan Kadis Kominfo itu berharap, Festival Pinisi dapat menarik kunjungan wisatawan yang dapat memberi multiplier effect dari sisi ekonomi, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bbaca juga:Pemkab Berencana Bangun Bendungan Dorong Pengembangan Pertanian
"Kami menargetkan selama event terjadi peningkatan aktivitas dan kunjungan dengan akumulasi sekitar seratus ribu orang dengan nilai transaksi yang akan mencapai Rp20 miliar," terang Daud.
Daud juga menjelaskan jika Festival Pinisi telah digelar sejak 2010 lalu dan masuk dalam Kalender Event Kementerian Pariwisata sejak 2018.
Festival Pinisi masuk dalam daftar tersebut bersama lima event pariwisata kabupaten/kota lain di Sulsel. Lima event tersebut yakni Festival Taka Bonerate Selayar, Salo Karajae Parepare, Festival To Berru, F8 Kota Makassar, dan Lovely December Tana Toraja.
Baca juga:Sekkab Bulukumba Dorong Peningkatan Tenaga Kerja Terampil
Festival Pinisi berdasarkan kalender event Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba akan dihelat pada tanggal 14-18 September 2022.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bulukumba, Daud Kahal mempresentasikan rencana event Festival Pinisi secara virtual di hadapan Tim Kurator KEN, Selasa 15 Februari 2022 di ruang rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel.
Presentasi disaksikan langsung Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf yang mengenakan busana adat Kajang bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Prof Muh Jufri.
Baca juga:Delapan Event Wisata Bakal Digelar di Pantai Bira Selama Tahun 2022
Daud Kahal menjelaskan, Festival Pinisi memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan event yang menampilkan keunikan yang sarat dengan makna, baik dari perspektif budaya, agama, sejarah, maupun nilai ekonomi dan sosial.
"Terlebih bahwa Pinisi telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda dari UNESCO ," ungkap Daud.
Mantan Kadis Kominfo itu berharap, Festival Pinisi dapat menarik kunjungan wisatawan yang dapat memberi multiplier effect dari sisi ekonomi, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bbaca juga:Pemkab Berencana Bangun Bendungan Dorong Pengembangan Pertanian
"Kami menargetkan selama event terjadi peningkatan aktivitas dan kunjungan dengan akumulasi sekitar seratus ribu orang dengan nilai transaksi yang akan mencapai Rp20 miliar," terang Daud.
Daud juga menjelaskan jika Festival Pinisi telah digelar sejak 2010 lalu dan masuk dalam Kalender Event Kementerian Pariwisata sejak 2018.
(luq)
Lihat Juga :