Agus Harimurti Yudhoyono Sebut UNM sebagai Kampus Acuan Riset
Rabu, 16 Februari 2022 - 18:40 WIB
loading...
Agus Harimurti Yudhoyono bersama Rektor UNM, Prof Husain Syam. Foto: Humas UNM
A
A
A
MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) menghadirkan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institut, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memberikan kuliah umum kepada civitas akademika UNM, Rabu (16/2/2022). Kuliah umum dilaksanakan di Ballroom Teather Pinisi.
Mengusung tema "Memperkukuh Karakter Kebangsaan Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas 2045", Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan mengenai peluang dan tantangan bagi generasi muda Indonesia, khususnya mahasiswa UNM di masa mendatang.
Baca juga:Mahasiswa Bahasa Indonesia UNM Gelorakan Semangat Literasi di Bantaeng
Sebelum Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan materi kuliah umum, Rektor UNM, Prof Husain Syam terlebih dahulu memberikan sambutan. Ia menyampaikan, kehadiran putra Presiden Indonesia ke-6 itu di UNM untuk memotivasi mahasiswa dan dosen dalam menyongsong Indonesia ke depan.
"The Yudhoyono Institut ini adalah sesuatu yang luar biasa menurut pandangan kami untuk dihadirkan di UNM, apalagi kami siap berkolaborasi dan bekerja sama dari segi peningkatan SDM yang unggul dan maju," ujar Prof Husain Syam.
Rektor juga menyampaikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono bahwa UNM saat ini salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia timur. UNM juga masuk ranking 20 besar di antara 4.000 lebih perguruan tinggi di Indonesia.
Baca juga:Rektor UNM Dorong Dosen Ciptakan Pembelajaran Sesuai Kebutuhan Zaman
"Perlu saya sampaikan, celaka lah perguruan tinggi bagi yang tidak berkolaborasi dengan The Yudhoyono Institut dalam memperkukuh karakter kebangsaan. Kami berharap momentum ini bisa dimanfaatkan baik oleh seluruh mahasiswa dalam mengambil ilmu dari tokoh kita Mas AHY," ungkapnya.
Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, dirinya sangat salut setelah melihat profil kampus UNM mulai dari infrastrukturnya yang luar biasa, program-program sangat penting dan lokasi kampusnya yang keren-keren.
"Saya yakin UNM menjadi yang terdepan atau role model bagi kampus-kampus lain, UNM menjadi acuan riset-riset yang diciptakan agar generasi muda menjadi harapan. Saya merasa tambah semangat karena bertatap muka langsung dengan para calon-calon pemimpin bangsa di UNM," ujar Agus Harimurti Yudhoyono mengawali sambutannya.
Baca juga:UNM Makin Serius Hadirkan Prodi Pendidikan Kedokteran
Menurut Agus Harimurti Yudhoyono , terdapat tiga syarat untuk Indonesia menuju Indonesia emas 2045 yang dapat dilakukan oleh generasi muda, yaitu pertama Indonesia harus aman dan damai, kedua Indonesia harus adil dan sejahtera dan terakhir Indonesia harus bisa maju dan mendunia.
"Saya sangat yakin adik-adik di UNM yang masih menempuh pendidikan di bangku kuliah saat ini adalah generasi yang akan melanjutkan kemajuan bangsa ini di tahun 2045 seperti usia saya di umur 43 tahun," ujarnya.
Melihat tantangan dan peluang di abad ke-21 ini, kata dia, generasi muda Indonesia harus memiliki karakter pantang menyerah, tegar dan tabah sehingga nantinya lahirnya generasi yang unggul yang memiliki kapasitas intelektual yang terus menambah ilmu dan belajar, karakter dan integritas dan kepemimpinan efektif.
Baca juga:Prof Husain Syam Minta Alumni UNM Lebih Militan
"Saya berharap kita memperkuat dan memperkokoh generasi dan SDM unggul yang pada akhirnya bisa berperan dalam menyongsong generasi emas. Nanti di tahun 2045 kita jadikan sebagai tonggak yang mempersatukan kita, nah Indonesia emas itu di tahun 2045 harus menjadi kepentingan dan cita-cita bersama," pungkas Ketua Umum Partai Demokrat ini.
Pada kesepmpatan itu pula hadiri sejumlah tokoh mulai dari anggota DPR RI, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah dan sejumlah tokoh lainnya.
Mengusung tema "Memperkukuh Karakter Kebangsaan Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas 2045", Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan mengenai peluang dan tantangan bagi generasi muda Indonesia, khususnya mahasiswa UNM di masa mendatang.
Baca juga:Mahasiswa Bahasa Indonesia UNM Gelorakan Semangat Literasi di Bantaeng
Sebelum Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan materi kuliah umum, Rektor UNM, Prof Husain Syam terlebih dahulu memberikan sambutan. Ia menyampaikan, kehadiran putra Presiden Indonesia ke-6 itu di UNM untuk memotivasi mahasiswa dan dosen dalam menyongsong Indonesia ke depan.
"The Yudhoyono Institut ini adalah sesuatu yang luar biasa menurut pandangan kami untuk dihadirkan di UNM, apalagi kami siap berkolaborasi dan bekerja sama dari segi peningkatan SDM yang unggul dan maju," ujar Prof Husain Syam.
Rektor juga menyampaikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono bahwa UNM saat ini salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia timur. UNM juga masuk ranking 20 besar di antara 4.000 lebih perguruan tinggi di Indonesia.
Baca juga:Rektor UNM Dorong Dosen Ciptakan Pembelajaran Sesuai Kebutuhan Zaman
"Perlu saya sampaikan, celaka lah perguruan tinggi bagi yang tidak berkolaborasi dengan The Yudhoyono Institut dalam memperkukuh karakter kebangsaan. Kami berharap momentum ini bisa dimanfaatkan baik oleh seluruh mahasiswa dalam mengambil ilmu dari tokoh kita Mas AHY," ungkapnya.
Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, dirinya sangat salut setelah melihat profil kampus UNM mulai dari infrastrukturnya yang luar biasa, program-program sangat penting dan lokasi kampusnya yang keren-keren.
"Saya yakin UNM menjadi yang terdepan atau role model bagi kampus-kampus lain, UNM menjadi acuan riset-riset yang diciptakan agar generasi muda menjadi harapan. Saya merasa tambah semangat karena bertatap muka langsung dengan para calon-calon pemimpin bangsa di UNM," ujar Agus Harimurti Yudhoyono mengawali sambutannya.
Baca juga:UNM Makin Serius Hadirkan Prodi Pendidikan Kedokteran
Menurut Agus Harimurti Yudhoyono , terdapat tiga syarat untuk Indonesia menuju Indonesia emas 2045 yang dapat dilakukan oleh generasi muda, yaitu pertama Indonesia harus aman dan damai, kedua Indonesia harus adil dan sejahtera dan terakhir Indonesia harus bisa maju dan mendunia.
"Saya sangat yakin adik-adik di UNM yang masih menempuh pendidikan di bangku kuliah saat ini adalah generasi yang akan melanjutkan kemajuan bangsa ini di tahun 2045 seperti usia saya di umur 43 tahun," ujarnya.
Melihat tantangan dan peluang di abad ke-21 ini, kata dia, generasi muda Indonesia harus memiliki karakter pantang menyerah, tegar dan tabah sehingga nantinya lahirnya generasi yang unggul yang memiliki kapasitas intelektual yang terus menambah ilmu dan belajar, karakter dan integritas dan kepemimpinan efektif.
Baca juga:Prof Husain Syam Minta Alumni UNM Lebih Militan
"Saya berharap kita memperkuat dan memperkokoh generasi dan SDM unggul yang pada akhirnya bisa berperan dalam menyongsong generasi emas. Nanti di tahun 2045 kita jadikan sebagai tonggak yang mempersatukan kita, nah Indonesia emas itu di tahun 2045 harus menjadi kepentingan dan cita-cita bersama," pungkas Ketua Umum Partai Demokrat ini.
Pada kesepmpatan itu pula hadiri sejumlah tokoh mulai dari anggota DPR RI, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah dan sejumlah tokoh lainnya.
(luq)
Lihat Juga :