Usai Gelar Festival Sungai, Kasus COVID-19 di Palembang Melonjak
Rabu, 16 Februari 2022 - 04:43 WIB
loading...
Ketua Satuan Tugas COVID-19 Kota Palembang, Agus Kelana mengatakan, dengan kian meningkatnya kasus penyebaran virus Corona tersebut, Pemkot Palembang telah kembali menetapkan PPKM Level 3. (Ist)
A
A
A
PALEMBANG - Festival Sungai Sekanak-Lambidaro yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang pada 4-5 Februari 2022 lalu meninggalkan masalah. Pasalnya, usai gelaran festival tersebut kasus penyebaran COVID-19 di Kota Pempek itu melonjak.
Ketua Satuan Tugas COVID-19 Kota Palembang, Agus Kelana mengatakan, dengan kian meningkatnya kasus penyebaran virus Corona tersebut,
Pemkot Palembang telah kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
"Saat ini angka kasus penyebaran COVID-19 di Kota Palembang kembali meningkat. Hari ini saja ada penambahan 793 kasus yang terkonfirmasi positif," ujar Agus Kelana, Selasa (15/2/2022).
Dengan adanya penambahan 793 kasus positif baru, maka total kasus positif COVID-19 di Kota Empek-empek tersebut hampir mencapai 4.000 kasus, atau tepatnya 3.978 kasus.
"Kalau kemarin ada kenaikan kasus COVID-19 sebanyak 328 orang, hari ini dari data Dinas Kesehatan Palembang lebih dari 2 kali lipat dari hari kemarin, yakni 793 kasus," terangnya.
Ketua Satuan Tugas COVID-19 Kota Palembang, Agus Kelana mengatakan, dengan kian meningkatnya kasus penyebaran virus Corona tersebut,
Pemkot Palembang telah kembali menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
"Saat ini angka kasus penyebaran COVID-19 di Kota Palembang kembali meningkat. Hari ini saja ada penambahan 793 kasus yang terkonfirmasi positif," ujar Agus Kelana, Selasa (15/2/2022).
Dengan adanya penambahan 793 kasus positif baru, maka total kasus positif COVID-19 di Kota Empek-empek tersebut hampir mencapai 4.000 kasus, atau tepatnya 3.978 kasus.
"Kalau kemarin ada kenaikan kasus COVID-19 sebanyak 328 orang, hari ini dari data Dinas Kesehatan Palembang lebih dari 2 kali lipat dari hari kemarin, yakni 793 kasus," terangnya.
Lihat Juga :