Menikmati Ikan Bakar Rica-rinca Pedas, Khas Manado
Sabtu, 13 Juni 2020 - 17:22 WIB
loading...
Ikan bakar rica-rica. Foto/istimewa
A
A
A
MANADO - Selain keindahan alam kota Manado juga menjadi salah satu daerah tujuan wisata kuliner. Kalau sudah singgah di kota ini jangan lewatkan kesempatan mencicipi makanan khasnya.
Tapi, jangan terkejut jika menunya rata-rata berasa pedas. Sebab, bukan kuliner Manado jika tak ada sambalnya atau orang Manado menyebutnya rica. Pedas merupakan ciri khas makanan Manado. Terasa hambar dan tak lengkap jika tanpa rasa pedas.
Begitu juga menu makanan berbahan ikan yang ditawarkan di berbagai rumah makan di Sulawesi Utara (Sulut), rata-rata pasti berasa rica. Rica tetap dicampur dengan panganan ikan goreng atau ikan bakar.
“Kalau tidak ada ricanya pelanggan tak suka. Rasa rica menjadi pemantik untuk selera makan,” kata Toms Sondakh, salah satu manajer di Rumah Makan Minahasa di Manado yang kini sebenarnya belum beroperasi karena masih pada masa pandemi Covid-19. (Baca: Roti Tanpa Ragi Jauh Lebih Sehat, Ini Cara Membuatnya)
Menurut Toms, menu makan ikan bakar rica ini begitu populer karena rasanya yang khas. Hampir tiap rumah makan di Manado menunya pasti ada yang namanya ikan bakar rica, meski jenis ikannya macam-macam dan berbeda. Dia menjelaskan, bahan-bahan sambalnya cukup sederhana, yaitu bawang merah, bawang putih kemiri, jahe, kunyit, cabe, air pesan jeruk, tomat, gula, garam, minyak goreng, dan penyedap rasa.
Karena penasaran dengan rasanya, kali ini KORAN SINDO menuju rumah makan yang sudah menerima pengunjung, yakni Pondok Hijau, yang letaknya tak jauh dari Bandara Sam Ratulangi atau sekira 1 kilometer dari Jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget.
Tapi, jangan terkejut jika menunya rata-rata berasa pedas. Sebab, bukan kuliner Manado jika tak ada sambalnya atau orang Manado menyebutnya rica. Pedas merupakan ciri khas makanan Manado. Terasa hambar dan tak lengkap jika tanpa rasa pedas.
Begitu juga menu makanan berbahan ikan yang ditawarkan di berbagai rumah makan di Sulawesi Utara (Sulut), rata-rata pasti berasa rica. Rica tetap dicampur dengan panganan ikan goreng atau ikan bakar.
“Kalau tidak ada ricanya pelanggan tak suka. Rasa rica menjadi pemantik untuk selera makan,” kata Toms Sondakh, salah satu manajer di Rumah Makan Minahasa di Manado yang kini sebenarnya belum beroperasi karena masih pada masa pandemi Covid-19. (Baca: Roti Tanpa Ragi Jauh Lebih Sehat, Ini Cara Membuatnya)
Menurut Toms, menu makan ikan bakar rica ini begitu populer karena rasanya yang khas. Hampir tiap rumah makan di Manado menunya pasti ada yang namanya ikan bakar rica, meski jenis ikannya macam-macam dan berbeda. Dia menjelaskan, bahan-bahan sambalnya cukup sederhana, yaitu bawang merah, bawang putih kemiri, jahe, kunyit, cabe, air pesan jeruk, tomat, gula, garam, minyak goreng, dan penyedap rasa.
Karena penasaran dengan rasanya, kali ini KORAN SINDO menuju rumah makan yang sudah menerima pengunjung, yakni Pondok Hijau, yang letaknya tak jauh dari Bandara Sam Ratulangi atau sekira 1 kilometer dari Jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget.
Lihat Juga :