Banjir Bandang Terjang Puluhan Hektare Sawah Siap Panen
Sabtu, 13 Juni 2020 - 16:17 WIB
loading...
Puluhan hektare sawah milik warga, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau rusak parah akibat diterjang banjir bandang dari Sungai Kasie.
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Puluhan hektare sawah milik warga, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau rusak parah akibat diterjang banjir bandang dari Sungai Kasie.
Banjir bandang tersebut merupakan kiriman dari luapan air dari Sungai Kasie Ulu di Wilayah Blumai Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Lahan tanaman padi milik warga yang siap panen rusak akibat air sungai naik dan masuk ke lahan sawah warga.
Salah seorang warga setempat Joni Syamsuri (35) mengatakan, kejadian banjir bandang tersebut terjadi tadi malam. "Kejadiannya tadi malam pak. Banjir bandang ini akibat debit Sungai Kasie dari arah Rejang Lebong meluap," kata Joni, Sabtu (13/06/2020). (Baca juga: Sigap Atasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Dapat Penghargaan Kapolres )
Akibat kejadian ini, Joni dan petani-petani lainnya dipastikan akan merugi, sebab tanaman padi rusak akibat diterjang banjir. "Kalau rugi sudah pasti. Karena memang lahannya ini sudah ditanami padi. Namun mau gimana lagi sudah terjadi. Kejadian ini sudah dicek langsung oleh pihak terkait," ungkapnya.
Dia berharap pemerintah bisa memberikan solusi agar kejadian ini tidak lagi terjadi. "Pasalnya lahan ini menjadi lokasi pertanian warga setempat," harapnya
Banjir bandang tersebut merupakan kiriman dari luapan air dari Sungai Kasie Ulu di Wilayah Blumai Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Lahan tanaman padi milik warga yang siap panen rusak akibat air sungai naik dan masuk ke lahan sawah warga.
Salah seorang warga setempat Joni Syamsuri (35) mengatakan, kejadian banjir bandang tersebut terjadi tadi malam. "Kejadiannya tadi malam pak. Banjir bandang ini akibat debit Sungai Kasie dari arah Rejang Lebong meluap," kata Joni, Sabtu (13/06/2020). (Baca juga: Sigap Atasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Dapat Penghargaan Kapolres )
Akibat kejadian ini, Joni dan petani-petani lainnya dipastikan akan merugi, sebab tanaman padi rusak akibat diterjang banjir. "Kalau rugi sudah pasti. Karena memang lahannya ini sudah ditanami padi. Namun mau gimana lagi sudah terjadi. Kejadian ini sudah dicek langsung oleh pihak terkait," ungkapnya.
Dia berharap pemerintah bisa memberikan solusi agar kejadian ini tidak lagi terjadi. "Pasalnya lahan ini menjadi lokasi pertanian warga setempat," harapnya
Lihat Juga :