Pasar Baru Bandung Bakal Kembali Buka Senin 15 Juni, Pengunjung Dibatasi 30%

Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:06 WIB
loading...
Pasar Baru Bandung Bakal...
Pasar Baru Trade Center Bandung, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Pasar Baru Trade Center di Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung bakal kembali beroperasi pada Senin 15 Juni 2020.

Pembukaan Pasar Baru Trade Center itu menyusul penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional jilid dua oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang mengizinkan mal dan pusat perbelanjaan beroperasi. (BACA JUGA: PSBB Proporsional Kota Bandung Lanjut Sampai 26 Juni, Mal Boleh Buka )

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Bandung Iwan Suhermawan mengatakan, jumlah pedagang yang beroperasi tidak dibatasi yakni 3.500 pedagang. Saat ini jumlah pedagang Pasar Baru Trade Center Bandung hanya 3.500 dari total daya tampung 5.500 pedagang. (BACA JUGA: Bandung, Subang, Cimahi Naik ke Zona Biru, Garut Turun Kelas Jadi Kuning )

"Yang dibatasi itu jumlah pengunjung, 30%. Kalau pedagang tidak (semua pedagang di Pasar Baru Trade Center boleh buka). Saat weekend dalam kondisi normal, total pengunjung Pasar Baru Trade Center mencapai 20.000 orang. Sementara, hari-hari biasa 10.000-15.000 orang," kata Iwan dihubungi melelui telepon seluler, Sabtu (13/6/2020). (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Pasien Meninggal Dunia 161 Orang )

Iwan mengemukakan, pengelola Pasar Baru Trade Center menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19). Pedagang wajib mengenakan masker, sarung tangan, dan pelindung wajah. Begitu juga dengan pengunjung, wajib mengenakan masker dan sarung tangan.

Pengunjung yang tak mengenakan masker, ujar Iwan, dilarang masuk ke Pasar Baru. "Di pintu depan atrium Pasar Baru, petugas akan memeriksa suhu tubuh para pengujung menggunakan gun scanner," ujar Iwan

Selama buka di masa pandemi ini, tutur Iwan, hanya satu pintu masuk ke Pasar Baru Trade Center yang buka, yaitu di bagian depan. Sedangkan pintu keluar hanya di belakang atau pintu utara. Dengan mekanisme ini, tak terjadi pertemuan pengunjung datang dan pulang di satu pintu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah
Pramono Dorong 153 Pasar...
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
OJK Tindak 233 Pelaku...
OJK Tindak 233 Pelaku Manipulasi Pasar, Denda Capai Rp96,33 Miliar
Rekomendasi
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved