Iran Bakal Hancurkan Kapal AS Jika Terus Lakukan Provokasi

Kamis, 23 April 2020 - 21:26 WIB
loading...
Iran Bakal Hancurkan...
Iran dan Amerika Serikat terus bersitegang di Teluk Persia. Foto: Sputnik
A A A
TEHERAN - Militer Iran bakal menghancurkan kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), jika terus melakukan provokasi di Teluk Persia.

Hal itu disampaikan Kepala Korps Penjaga Revolusi Iran (IRGC) Hossein Salami. Ia mengatakan dalam pidato yang disiarkan oleh TV pemerintah.

Salami mencatat bahwa, setiap provokasi AS akan disambut dengan "respons yang menghancurkan".

"Keamanan Teluk Persia adalah bagian dari prioritas strategis Iran", kata Salami.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menulis di Twitter bahwa pasukan AS, yang memprovokasi pelaut Iran di Teluk Persia, tidak memiliki bisnis di perairan yang terletak 7.000 mil jauhnya dari rumah.

Dalam tweet itu, menteri meminta Presiden Trump untuk memenuhi kebutuhan AS di tengah pandemi coronavirus, daripada mencampuri urusan dalam jurang pemisah.

Iran telah berulang kali mengutuk kehadiran AS di wilayah itu, membantingnya sebagai "ilegal", dan mengisyaratkan kesediaannya untuk meningkatkan pertahanannya.

Lonjakan ketegangan baru-baru ini terjadi setelah Angkatan Laut AS mengecam pasukan Iran karena terlibat dalam perilaku "berbahaya dan melecehkan" terhadap kapal-kapal besar permukaan Amerika selama latihan.

AS telah melakukan manuver militer di Teluk Persia sejak akhir Maret, dengan kapal serbu amfibi USS Bataan dan kelompok tempurnya tiba di jalur air pada awal April.

Presiden Donald Trump pada hari Rabu mengatakan, dia telah mengarahkan Angkatan Laut AS untuk menyerang dan menghancurkan kapal perang Iran yang mendekati dan mengintimidasi kapal perangnya di laut.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Imigrasi Jaksel Gencarkan Pengawasan Orang Asing
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Rekomendasi
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Berita Terkini
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved