Dinas Sosial Maros Salurkan BPNT dan PKH Tahap Kelima

Kamis, 10 Februari 2022 - 19:20 WIB
loading...
Dinas Sosial Maros Salurkan...
Penyaluran bansos di Kabupaten Maros untuk tahap lima dihadiri langsung oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam dan Anggota DPR Samsu Niang. Foto: SINDOnews/Samsu Niang
A A A
MAROS - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Maros menggelar penuntasan penyaluran bantuan sosial (bansos) BPNT dan PKH Kementerian Sosial. Bansos tahap kelima itu disalurkan di Gedung Baruga B Kantor Bupati Maros, Kamis (10/2/2022).

Penyaluran bantuan sosial tersebut dihadiri langsung Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang beserta rombongan ke Kabupaten Maros .

"Di sini hadir membersamai kita, perwakilan kita yang terus menyuarakan agar program kepentingan masyarakat dapat terus berlanjut. Alhamdulillah, saya sangat senang Bapak Samsung Niang bisa hadir secara langsung dan menyaksikan penyaluran bantuan sosial ini," ungkap Bupati Maros, AS Chaidir Syam.

Baca Juga: 14 Ribu Keluarga di Maros Akan Terima Bantuan Sosial

Ia melanjutkan penyaluran bansos tersebut dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota lingkup Sulsel. Pemerintah pusat menargetkan selambat-lambatnya penyaluran bantuan dapat selesai pada Maret mendatang.

Penyaluran bantuan di Kabupaten Maros sendiri telah dilakukan empat tahap, dimana penyaluran tahap kelima pada hari ini dilakukan bekerjasama dengan Bank BNI Cabang Maros.

"Tahap satu telah dilaksanakan dari 15-30 November 2021 dengan KKS terdistribusi sebanyak 7.475. Kemudian tahap kedua, 21-24 Desember 2021 dengan KKS terdistribusi 1.784. Tahap ketiga, 6-11 Januari 2022 sebanyak 574 KKS terdistribusi dan tahap keempat, 4-8 Februari 2022 KKS terdistribusi 610," sebutnya.

Setelah terverifikasi dan tervalidasi sebanyak 1.776 KKS telah dikeluarkan dari daftar penerima. Di antaranya 862 KKS yang ditemukan ganda bansos, 212 terdeteksi ASN/Polri, 241 pindah wilayah, terdeteksi mampu 202, dan 259 meninggal dunia.

Chaidir mengungkapkan sempat merasa risau, sebab di tanggal 15 November 2021 masih terdapat 15.483 KKS yang belum mendapatkan penyaluran bantuan sosial . Selanjutnya pada 6 Januari 2022, masih ada sekitar 5.600 KKS yang belum tersalurkan.

"Bantuan sosial ini masuk pada anggaran 2021, maka dari itu kami sempat merasa risau. Bagaimana pun, bantuan untuk masyarakat ini wajib untuk disalurkan. Untung saja saja PKSK dan para pengurus PKH ikut membantu mendata KKS yang akan menerima KPM," bebernya.

Tersisa 3.269 KKS yang masih dalam proses penyisiran. Chaidir menegaskan masih punya waktu 6 hari untuk mendeteksi siapa pemilik KKS tersebut.

"Masih ada 3.264 yang berusaha kami deteksi, ini dikarenakan banyak yang memiliki data ganda. Selain data ganda, terkadang ada nama yang sama tetapi NIK yang berbeda. Untuk itu saya harap masyarakat tidak ada yang berpikir bahwa ada oknum yang menahan," jelasnya.

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Kebencanaan di Maros

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Samsu Niang, merasa harus turun langsung memantau penyaluran bansos tersebut.

"Kemarin kami telah raker dengan Menteri Sosial, masih ada sekitar Rp2 triliun yang belum tersalurkan . Olehnya itu, semua pihak harus melakukan gerakan cepat agar dana ini bisa sampai ke pihak-pihak yang berhak menerima," sebutnya.

Bagi masyarakat yang telah menerima bantuan, Samsu menyarankan untuk menggunakan bantuan tersebut sebaik mungkin.

"Bantuan ini kami berikan tunai, tapi bukan berarti bisa dibelanjakan sesuka hati. Cukup dibelanjakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari, khususnya sembako," tutupnya.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kawendra Salurkan 88...
Kawendra Salurkan 88 Sapi Kurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Rekomendasi
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Berita Terkini
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved