Tragis, Pemburu Babi Tewas Tertembak Senjata Teman saat Mengikuti Turnamen
Kamis, 10 Februari 2022 - 15:27 WIB
loading...
Seorang pemburu tewas setelah tertembak oleh temannya sendiri saat mengikuti turnamen berburu babi hutan. MPI/Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Seorang pemburu tewas setelah tertembak oleh temannya sendiri saat mengikuti turnamen berburu babi hutan. Turnamen tersebut digelar di Kawasan Hutan Perhutani, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, (5/2/2022) malam lalu.
Wakapolres Sukabumi, Kompol Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat korban berinisial BS (73) warga Kota Bogor dengan tersangka YT (59) warga Palabuhanratu, yang merupakan satu tim dalam kegiatan turnamen berburu tersebut, janjian untuk ke lokasi berburu.
Kegiatan turnamen tersebut dilakukan pada malam hari dan kondisinya pada saat itu setelah hujan lebat. Korban dan tersangka saat itu berjalan dengan jarak yang berdekatan. Tersangka membawa senjata jenis Mouser 308 dalam keadaan tidak terkunci ganda.
"Sehingga keterangan dan hasil olah TKP yang dilakukan, tersangka sempat terpeleset dan senjatanya meletus dengan keadaan amunisi 4 di dalam senjata itu yang mengenai pinggul sebelah kanan korban," ujar Niko kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (10/2/2022).
Niko menambahkan, hasil autopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak menyatakan bahwa korban meninggal akibat kehabisan darah karena tembakan tersebut. Dan saat ini Satreskrim Polres Sukabumi sudah mengamankan tersangka dengan beberapa barang bukti pada waktu kejadian. Baca: Bus Lubuk Basung Express Terguling di Depan Polres Batanghari, 1 Penumpang Terluka.
Wakapolres Sukabumi, Kompol Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat korban berinisial BS (73) warga Kota Bogor dengan tersangka YT (59) warga Palabuhanratu, yang merupakan satu tim dalam kegiatan turnamen berburu tersebut, janjian untuk ke lokasi berburu.
Kegiatan turnamen tersebut dilakukan pada malam hari dan kondisinya pada saat itu setelah hujan lebat. Korban dan tersangka saat itu berjalan dengan jarak yang berdekatan. Tersangka membawa senjata jenis Mouser 308 dalam keadaan tidak terkunci ganda.
"Sehingga keterangan dan hasil olah TKP yang dilakukan, tersangka sempat terpeleset dan senjatanya meletus dengan keadaan amunisi 4 di dalam senjata itu yang mengenai pinggul sebelah kanan korban," ujar Niko kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (10/2/2022).
Niko menambahkan, hasil autopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak menyatakan bahwa korban meninggal akibat kehabisan darah karena tembakan tersebut. Dan saat ini Satreskrim Polres Sukabumi sudah mengamankan tersangka dengan beberapa barang bukti pada waktu kejadian. Baca: Bus Lubuk Basung Express Terguling di Depan Polres Batanghari, 1 Penumpang Terluka.
Lihat Juga :