Warga Tangkap Pencuri Kotak Amal, Pelaku Diduga Oknum Perangkat Desa
Sabtu, 13 Juni 2020 - 05:37 WIB
loading...
Seorang diduga oknum perangkat Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan ditangkap warga karena kedapatan mencuri uang dalam kotak amal mushola Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jamat (12/6/2020). Foto/SINDonews/Asfi Manar
A
A
A
NGAWI - Seorang diduga oknum perangkat Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan ditangkap warga karena kedapatan mencuri uang dalam kotak amal mushola Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jamat (12/6/2020).
Pelaku diduga perangkat desa bernama Eka Candra tersebut nekad mencuri karena terdesak hutang. Parahnya, ia menggunakan sepeda motor plat merah untuk menyasar kotak amal dari beberapa TKP lain sebelumnya. (Baca juga: Komplotan Begal Diringkus di Hotel saat Kencan dengan Sejumlah Wanita)
"Sebelum mencuri di sini (Padas), ia juga melakukan hal yang sama di tempat lain dengan mengunakan kunci palsu yang diletakkan dalam jok sepeda motor operasional perangkat desa," ujar Kapolsek Padas, AKP Juwahir.
Namun Juwahir belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan perangkat desa atau bukan karena identitas dalam KTP-nya menyebutkan seorang wiraswasta. Namun ia hanya memastikan jika sepeda motor tersebut milik pemerintahan desa asal alamat pelaku.
Juwahir menjelaskan meskipun berwarga Magetan, pelaku cukup mengenal daerah Ngawi karena memiliki jejak pernah bekerja di Ngawi.
Pelaku diduga perangkat desa bernama Eka Candra tersebut nekad mencuri karena terdesak hutang. Parahnya, ia menggunakan sepeda motor plat merah untuk menyasar kotak amal dari beberapa TKP lain sebelumnya. (Baca juga: Komplotan Begal Diringkus di Hotel saat Kencan dengan Sejumlah Wanita)
"Sebelum mencuri di sini (Padas), ia juga melakukan hal yang sama di tempat lain dengan mengunakan kunci palsu yang diletakkan dalam jok sepeda motor operasional perangkat desa," ujar Kapolsek Padas, AKP Juwahir.
Namun Juwahir belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan perangkat desa atau bukan karena identitas dalam KTP-nya menyebutkan seorang wiraswasta. Namun ia hanya memastikan jika sepeda motor tersebut milik pemerintahan desa asal alamat pelaku.
Juwahir menjelaskan meskipun berwarga Magetan, pelaku cukup mengenal daerah Ngawi karena memiliki jejak pernah bekerja di Ngawi.
Lihat Juga :