Rois Syuriyah PCNU Kudus: Wajib Warga NU Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden
Rabu, 09 Februari 2022 - 20:17 WIB
loading...
Peresmian Gedung Asrama Santri Pondok Tahfidh Yanbuul Quran Kudus oleh Gus Muhaimin, Rabu (9/2/2022). (Ist)
A
A
A
KUDUS - Pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Kudus KH M Ulil Albab Arwani mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendukung dan menyukseskan langkah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
"Cita-cita yang baik Kiai Haji Muhaimin sebagai Presiden 2024 ini harus kita dukung dan hukumnya wajib kita dukung. Mudah-mudahan menjadi pesiden kiai yang kedua. Kalau dulu ada Gus Dur (Presiden ke-4 RI)," ujar Kiai Ulil Albab yang juga Rais Syuriyah PCNU Kudus ini di sela peresmian Gedung Asrama Santri Pondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Kudus oleh Gus Muhaimin, Rabu (9/2/2022).
Dikatakan Kiai Ulil Albab, perjuangan melalui bidang politik sangat penting. Indonesia sebagai negara mayoritas muslim harus bisa menguasai kepemimpinan nasional yang akan menentukan masa depan bangsa.
"Kita wajib memilih pimpinan yang adil. Ini ajaran dalam kitab kuno yang tidak tergaruh. Wajib kita memilih pemimpin yang adil. Adil itu pasti harus Islam. Mestinya harus ahlussunnahwaljamaah. Harus ada niat untuk perjuangan itu dengan niat untuk memperjuangkan agama, Allah yang akan memberikan pertolongan," ungkapnya.
Kiai Ulil Albab berharap kunjungan Gus Muhaimin ke Pondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Kudus kali ini bukan yang terakhir kalinya. "Setelah nanti jadi presiden bisa mengunjungi kesini lagi," katanya.
"Cita-cita yang baik Kiai Haji Muhaimin sebagai Presiden 2024 ini harus kita dukung dan hukumnya wajib kita dukung. Mudah-mudahan menjadi pesiden kiai yang kedua. Kalau dulu ada Gus Dur (Presiden ke-4 RI)," ujar Kiai Ulil Albab yang juga Rais Syuriyah PCNU Kudus ini di sela peresmian Gedung Asrama Santri Pondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Kudus oleh Gus Muhaimin, Rabu (9/2/2022).
Dikatakan Kiai Ulil Albab, perjuangan melalui bidang politik sangat penting. Indonesia sebagai negara mayoritas muslim harus bisa menguasai kepemimpinan nasional yang akan menentukan masa depan bangsa.
"Kita wajib memilih pimpinan yang adil. Ini ajaran dalam kitab kuno yang tidak tergaruh. Wajib kita memilih pemimpin yang adil. Adil itu pasti harus Islam. Mestinya harus ahlussunnahwaljamaah. Harus ada niat untuk perjuangan itu dengan niat untuk memperjuangkan agama, Allah yang akan memberikan pertolongan," ungkapnya.
Kiai Ulil Albab berharap kunjungan Gus Muhaimin ke Pondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Kudus kali ini bukan yang terakhir kalinya. "Setelah nanti jadi presiden bisa mengunjungi kesini lagi," katanya.
Lihat Juga :