Kepala Desa dan Masyarakat Diminta Aktif Awasi Pengerjaan Proyek Pembangunan
Rabu, 09 Februari 2022 - 13:17 WIB
loading...
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Bupati Bulukumba , Muchtar Ali Yusuf meminta keterlibatan kepala desa dan masyarakat dalam pengawasan pengerjaan proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Bulukumba.
Muchtar Ali menerangkan, di tahun 2022 ini, sejumlah program strategis sudah mulai digenjot. Seperti pembangunan infrastruktur Pasar Sentral dan perluasan Pasar Tanete. Lainnya, penataan Pantai Merpati dan pembangunan Kantor Satu Atap.
Baca jugal:Bupati Bulukumba Minta ASN Terapkan Budaya Kebersihan
Ia pun menyinggung masalah kualitas infrastruktur yang dibangun tidak begitu baik, lantaran kurangnya pengawasan masyarakat dan pemerintah setempat. Sehingga ia meminta lurah, kepala desa, anggota BPD dan masyarakat agar melakukan pengawasan jika ada pekerjaan proyek di wilayahnya,untuk mencegah pengerjaan asal-asalan.
"Masyarakat harus berani menghentikan sementara jika kondisi di lapangan tidak sesuai, baik itu proyek kecil maupun besar," pinta Bupati saat menghadiri Musrenbang di Aula Pertemuan Gema Kassi Kajang, Selasa (8/2/2022).
"Tolong semua bisa menjadi pengawas di mana ada program pemerintah. Jika curah hujan tinggi minta dihentikan, jangan dilanjutkan jika itu pekerjaan fisik seperti pengaspalan," tambah Andi Utta sapaan akrab Muchtar Ali Yusuf .
Selaku Bupati , ia juga sudah minta kepada para konsultan pengawas agar betul-betul melakukan pengawasan dengan baik dan memastikan kualitas dari program tersebut sesuai direncanakan.
Baca juga:Mentan SYL Punya Harapan Besar ke Andi Utta-Edy Manaf di Sektor Pertanian
Selain pembangunan infrastruktur, Andi Utta juga menerangkan jika pembangunan sektor pertanian juga menjadi prioritas utama, karena 70 persen penduduk mata pencahariannya di sektor pertanian.
"Ketika wabah pandemi memporak-porandakan perekonomian, Bulukumba masih tumbuh positif 0,43 persen karena ditopang oleh sektor pertanian," ujarnya.
Makanya penting melakukan reformasi di sektor pertanian, di mana salah satunya melalui program bibit unggul yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian.
"Bagaimana kita mau ekspor buah buahan kalau buah kita kecut. Di pasar Tanete saja mungkin tidak laku. Apakah kita harus terus menerus mempertahankan kondisi seperti ini," kata Muchtar Ali Yusuf .
Baca juga:Festival Bumi Panrita Lopi Jadi Ajang Bangkitkan UMKM
Dikatakan, jika buah petani manis berkat bibit unggul yang berkualitas, maka tentu harganya juga pasti manis. Potensi lahan Bulukumba kata dia sangat subur untuk ditanami bibit unggul, demi kesejahteraan masyarakat dan generasi yang akan datang.
"Jika buah kita bagus, tidak perlu repot-repot memasarkannya. Pembeli pasti akan datang," tambahnya lagi.
Muchtar Ali menerangkan, di tahun 2022 ini, sejumlah program strategis sudah mulai digenjot. Seperti pembangunan infrastruktur Pasar Sentral dan perluasan Pasar Tanete. Lainnya, penataan Pantai Merpati dan pembangunan Kantor Satu Atap.
Baca jugal:Bupati Bulukumba Minta ASN Terapkan Budaya Kebersihan
Ia pun menyinggung masalah kualitas infrastruktur yang dibangun tidak begitu baik, lantaran kurangnya pengawasan masyarakat dan pemerintah setempat. Sehingga ia meminta lurah, kepala desa, anggota BPD dan masyarakat agar melakukan pengawasan jika ada pekerjaan proyek di wilayahnya,untuk mencegah pengerjaan asal-asalan.
"Masyarakat harus berani menghentikan sementara jika kondisi di lapangan tidak sesuai, baik itu proyek kecil maupun besar," pinta Bupati saat menghadiri Musrenbang di Aula Pertemuan Gema Kassi Kajang, Selasa (8/2/2022).
"Tolong semua bisa menjadi pengawas di mana ada program pemerintah. Jika curah hujan tinggi minta dihentikan, jangan dilanjutkan jika itu pekerjaan fisik seperti pengaspalan," tambah Andi Utta sapaan akrab Muchtar Ali Yusuf .
Selaku Bupati , ia juga sudah minta kepada para konsultan pengawas agar betul-betul melakukan pengawasan dengan baik dan memastikan kualitas dari program tersebut sesuai direncanakan.
Baca juga:Mentan SYL Punya Harapan Besar ke Andi Utta-Edy Manaf di Sektor Pertanian
Selain pembangunan infrastruktur, Andi Utta juga menerangkan jika pembangunan sektor pertanian juga menjadi prioritas utama, karena 70 persen penduduk mata pencahariannya di sektor pertanian.
"Ketika wabah pandemi memporak-porandakan perekonomian, Bulukumba masih tumbuh positif 0,43 persen karena ditopang oleh sektor pertanian," ujarnya.
Makanya penting melakukan reformasi di sektor pertanian, di mana salah satunya melalui program bibit unggul yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian.
"Bagaimana kita mau ekspor buah buahan kalau buah kita kecut. Di pasar Tanete saja mungkin tidak laku. Apakah kita harus terus menerus mempertahankan kondisi seperti ini," kata Muchtar Ali Yusuf .
Baca juga:Festival Bumi Panrita Lopi Jadi Ajang Bangkitkan UMKM
Dikatakan, jika buah petani manis berkat bibit unggul yang berkualitas, maka tentu harganya juga pasti manis. Potensi lahan Bulukumba kata dia sangat subur untuk ditanami bibit unggul, demi kesejahteraan masyarakat dan generasi yang akan datang.
"Jika buah kita bagus, tidak perlu repot-repot memasarkannya. Pembeli pasti akan datang," tambahnya lagi.
(luq)
Lihat Juga :