Francisco, Pengacara Top Gedung Putih Mengundurkan Diri

Jum'at, 12 Juni 2020 - 21:17 WIB
loading...
Francisco, Pengacara...
Pengacara top Gedung Putih di Mahkamah Agung (MA) Noel Francisco. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pengacara top Gedung Putih di Mahkamah Agung (MA) Noel Francisco diperkirakan mengundurkan diri berdasarkan sumber yang mengetahui rencananya.

Francisco selama ini membela berbagai kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, termasuk larangan perjalanan pada orang dari negara-negara mayoritas Muslim.

Dia sejak lama terkenal sebagai pengacara dengan prinsip konservatif yang kuat. Pria 50 tahun keturunan Filipina itu menjadi warga Asia-Amerika pertama yang memegang posisi sebagai jaksa agung muda. (Baca Juga: Pastor Indonesia Pidato dalam Demo AS, Dikecam di Dalam Negeri)

Ini akan menjadi pengunduran diri kedua oleh pejabat senior Departemen Kehakiman AS dalam dua hari terakhir, setelah sebelumnya jaksa divisi kriminal Brian Benczkow meninggalkan posisinya awal bulan depan.

Departemen Kehakiman dan Jaksa Agung William Barr mendapat kritik keras dalam beberapa kebijakan yang dianggap memprioritaskan aliansi dan teman-teman dekat Trump, termasuk upaya mencabut dakwaan kriminal pada Michael Flynn, mantan penasehat Trump yang dituduh berbohong pada FBI.

Sejak 2017, Francisco memimpin Kantor Jaksa Agung Muda, divisi Departemen Kehakiman yang membela berbagai kebijakan pemerintah melawan sejumlah gugatan hukum.

“Francisco, seperti Benczkowski, telah berencana meninggalkan posisinya musim panas ini,” ungkap sumber yang mengetahui rencana itu. Deputi Francisco, Jeff Wall, diperkirakan menjadi pelaksana jaksa agung muda saat Gedung Putih mencari penggantinya.

Rencana pengunduran diri Francisco itu muncul saat MA mendekati akhir periodenya yang dimulai pada Oktober 2019. Francisco menang dalam membela larangan perjalanan Trump pada warga dari enam negara mayoritas Muslim untuk masuk ke AS. (Baca Juga: Turki dan Pakistan Bangun Kapal Perang Canggih Penyeimbang Kekuatan)

Dia juga membela upaya Trump mencabut program yang melindungi raturan ribu imigran yang disebut Dreamers, orang yang masuk AS secara ilegal sebagai anak-anak. MA akan menetapkan keputusan dalam kasus itu bulan depan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Ibas Dorong Generasi...
Ibas Dorong Generasi Muda Pacitan Jadi Lokomotif Pembangunan
Sekjen Demokrat: Selamat...
Sekjen Demokrat: Selamat Mari-Yo, Ini Kemenangan Rakyat Papua
AHY Sebut Tudingan Partai...
AHY Sebut Tudingan Partai Demokrat di Balik Kisruh Ijazah Palsu Jokowi Fitnah
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved