Danrem 162/WB Naik Bintang Satu, Polda NTB Tunjukkan Kekompakan
Jum'at, 12 Juni 2020 - 20:08 WIB
loading...
Forkopimda NTB selfie bersama usai Apel Kebesaran di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Mataram, Jumat (12/6/2020). Apel ini sebagai perayaan peningkatan status Korem 162/Wira Bhakti dari Tipe B naik ke Tipe A. Foto-foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
MATARAM - Kekompakan ditunjukkan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti usai peningkatan status Korem 162/Wira Bhakti dari Tipe B naik ke Tipe A. Peningkatan ini diiringi kenaikan pangkat danrem menjadi Perwira Tinggi (Pati) Bintang Satu dan menjadi atensi khusus Forkopimda NTB.
Sebagai bentuk penghargaan, Jumat (12/6) siang, digelar Apel Kebesaran di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Mataram. Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani selaku inspektur apel dalam sambutannya mengungkapkan bahwa TNI dan Polri merupakan saudara kandung. Karena itu, soliditas dan sinergitas TNI-Polri harus tetap kokoh.
"Kami pesan kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, TNI maupun Polri adalah saudara kandung bahkan saudara kembar. Kalau saudara kandung dan saudara kembar harus saling asah, saling asih, dan saling asuh," katanya. (Baca juga: Presiden dan Kapolri Apresiasi Kampung Tangkal Covid-19 Polda Sumsel)
![Danrem 162/WB Naik Bintang Satu, Polda NTB Tunjukkan Kekompakan]()
Sebagai saudara kandung, TNI dan Polri harus saling menghargai, saling menghormati, dan saling membina sehingga tercipta hubungan yang harmonis. "Di mana TNI-Polri (di NTB) adalah keluarga dan saudara kandung yang orang tua kandungnya adalah masyarakat Nusa Tenggara Barat. Maka untuk itu, kami perintahkan kepada jajaran TNI jangan sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat," tandasnya.
Danrem 162/WB juga menyampaikan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda NTB atas penghargaan sehingga terlaksananya apel kebesaran tersebut. (Baca juga: Anggota Polri Ini Berdayakan Warga Produksi Kancing Baju dari Limbah Batok Kelapa)
"Kami tidak menyangka akan diacarakan yang sangat luar biasa oleh Bapak Gubernur dan Bapak Kapolda. Jadi kami agak terharu, dengan pelaksanakan acara sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan bagi pribadi saya. Kami ucapkan banyak terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya," ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Jumat (12/6) siang, digelar Apel Kebesaran di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Mataram. Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani selaku inspektur apel dalam sambutannya mengungkapkan bahwa TNI dan Polri merupakan saudara kandung. Karena itu, soliditas dan sinergitas TNI-Polri harus tetap kokoh.
"Kami pesan kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, TNI maupun Polri adalah saudara kandung bahkan saudara kembar. Kalau saudara kandung dan saudara kembar harus saling asah, saling asih, dan saling asuh," katanya. (Baca juga: Presiden dan Kapolri Apresiasi Kampung Tangkal Covid-19 Polda Sumsel)

Sebagai saudara kandung, TNI dan Polri harus saling menghargai, saling menghormati, dan saling membina sehingga tercipta hubungan yang harmonis. "Di mana TNI-Polri (di NTB) adalah keluarga dan saudara kandung yang orang tua kandungnya adalah masyarakat Nusa Tenggara Barat. Maka untuk itu, kami perintahkan kepada jajaran TNI jangan sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat," tandasnya.
Danrem 162/WB juga menyampaikan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda NTB atas penghargaan sehingga terlaksananya apel kebesaran tersebut. (Baca juga: Anggota Polri Ini Berdayakan Warga Produksi Kancing Baju dari Limbah Batok Kelapa)
"Kami tidak menyangka akan diacarakan yang sangat luar biasa oleh Bapak Gubernur dan Bapak Kapolda. Jadi kami agak terharu, dengan pelaksanakan acara sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan bagi pribadi saya. Kami ucapkan banyak terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya," ujarnya.
Lihat Juga :