Ekonomi Jawa Timur Selama Triwulan IV 2021 Tumbuh 4,59 Persen
Senin, 07 Februari 2022 - 18:06 WIB
loading...
Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selama triwulan IV 2021 capai 4,59 persen.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Ekonomi Jawa Timur (Jatim) selama triwulan IV 2021 tumbuh sebesar 4,59 persen dibanding triwulan IV-2020 (y-on-y). Delapan lapangan usaha yang dominan mengalami pertumbuhan ekonomi positif kecuali Pertambangan dan Penggalian.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Konstruksi sebesar 9,91 persen dan Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 8,62 persen.
Baca juga: 164 Rumah Sakit di Jatim Kembali Buka Layanan Pasien COVID-19
"Sementara itu, Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,42 persen," kata Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Khaerul Agus dalam rilisnya, Senin (7/2/2022).
Perekonomian Jatim Tahun 2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 2.454,50 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp 1.669,12 triliun."Struktur PDRB Jawa Timur menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan IV 2021 tidak menunjukkan perubahan berarti," imbuh Agus.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Konstruksi sebesar 9,91 persen dan Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 8,62 persen.
Baca juga: 164 Rumah Sakit di Jatim Kembali Buka Layanan Pasien COVID-19
"Sementara itu, Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,42 persen," kata Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Khaerul Agus dalam rilisnya, Senin (7/2/2022).
Perekonomian Jatim Tahun 2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 2.454,50 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp 1.669,12 triliun."Struktur PDRB Jawa Timur menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan IV 2021 tidak menunjukkan perubahan berarti," imbuh Agus.
Lihat Juga :