Kanwil Kemenkumham DKI Pastikan Tak Ada Biaya Tidur Beralas Kardus Rp30.000 di Lapas Cipinang
Jum'at, 04 Februari 2022 - 15:41 WIB
loading...
Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun menegaskan tidak ada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) harus bayar Rp30.000 untuk tidur beralas kardus di lorong blok Lapas Cipinang. Foto: Dok Kanwil Kemenkumham DKI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun menegaskan tidak ada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) harus bayar Rp30 ribu untuk dapat tidur beralas kardus di lorong blok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang .
”Semua WBP tidur menggunakan matras, “ ujar Ibnu di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Baca juga: Praktik Jual Beli Alas Tidur di Lapas Cipinang, Napi Diminta Bayar Puluhan Ribu hingga Jutaan Rupiah
Mantan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara (Sumut) itu menuturkan alas tidur matras yang diberikan kepada warga binaan untuk memberi kenyamanan saat beristirahat dan tidak dipungut biaya sama sekali.
Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Tonny Nainggolan menjelaskan, pengaduan dan foto yang tersebar WBP tidur beralas kardus di lorong bukanlah di dalam blok hunian Lapas Kelas I Cipinang.
”Memang masih ada beberapa warga binaan yang tidur di lorong blok hunian karena over kapasitas pada setiap blok. Jumlah penghuni saat ini 3.205 orang, sementara daya tamping hanya 880 orang,“ kata Tonny.
”Semua WBP tidur menggunakan matras, “ ujar Ibnu di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Baca juga: Praktik Jual Beli Alas Tidur di Lapas Cipinang, Napi Diminta Bayar Puluhan Ribu hingga Jutaan Rupiah
Mantan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara (Sumut) itu menuturkan alas tidur matras yang diberikan kepada warga binaan untuk memberi kenyamanan saat beristirahat dan tidak dipungut biaya sama sekali.
Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Tonny Nainggolan menjelaskan, pengaduan dan foto yang tersebar WBP tidur beralas kardus di lorong bukanlah di dalam blok hunian Lapas Kelas I Cipinang.
”Memang masih ada beberapa warga binaan yang tidur di lorong blok hunian karena over kapasitas pada setiap blok. Jumlah penghuni saat ini 3.205 orang, sementara daya tamping hanya 880 orang,“ kata Tonny.
Lihat Juga :