PLN Cikarang Catat 1.113 Pelanggan Beralih Menggunakan Kompor Induksi
Jum'at, 04 Februari 2022 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
”Kegiatan memasyarakatkan kompor Induksi target sasarannya para ibu rumah tangga. Untuk hari ini kita mengundang 100 orang dari kelompok ibu ibu PKK yang dibagi dua kali sesi pertemuan,” kata Ansats (4/2/2022). Baca juga: Dua Karya Inovasi PLN Raih Penghargaan Internasional
Dikatakannya, Kompor Induksi adalah salah satu alat masak jenis baru yang ramah lingkungan. Memiliki karakteristik memasak tanpa api, tanpa asap, dan tidak membuang emisi seperti CO2 sehingga lebih aman dan ramah lingkungan. Energi yang digunakan adalah listrik.
Bentuknya yang minimalis dan modern menjadi daya tarik tersendiri, namun tetap unggul secara fungsi yang menghantarkan panas lebih merata dan efisien juga memiliki fitur canggih seperti smart timer dan child lock.
Ansats menjelaskan, penggunaan kompor induksi lebih hemat dan terdapat sejumlah keunggulan maupun keuntungan yang masyarakat bisa dapat dibandingkan menggunakan elpiji. ”Yang pasti kompor induksi, aman. Masyarakat tak perlu takut meledak,” ungkapnya.
”Kedua, mudah dioperasikan karena tak perlu ganti selang. Yang ketiga, memakai kompor induksi lebih bersih. Apalagi pemerintah sedang menggenjot energi terbarukan yang hasilnya lebih bersih, Lebih Hemat. Jauh lebih hemat dibanding menggunakan Kompor LPG dan masakan lebih cepat matang,” jelasnya.
Menurutnya, selain penggunaan yang jauh lebih sederhana dan mudah, untuk harganya pun masih relatif terjangkau oleh masyarakat. ”Kompor induksi harganya dimulai Rp300 ribuan, masih relatif terjangkau,” kata dia.
Dikatakannya, Kompor Induksi adalah salah satu alat masak jenis baru yang ramah lingkungan. Memiliki karakteristik memasak tanpa api, tanpa asap, dan tidak membuang emisi seperti CO2 sehingga lebih aman dan ramah lingkungan. Energi yang digunakan adalah listrik.
Bentuknya yang minimalis dan modern menjadi daya tarik tersendiri, namun tetap unggul secara fungsi yang menghantarkan panas lebih merata dan efisien juga memiliki fitur canggih seperti smart timer dan child lock.
Ansats menjelaskan, penggunaan kompor induksi lebih hemat dan terdapat sejumlah keunggulan maupun keuntungan yang masyarakat bisa dapat dibandingkan menggunakan elpiji. ”Yang pasti kompor induksi, aman. Masyarakat tak perlu takut meledak,” ungkapnya.
”Kedua, mudah dioperasikan karena tak perlu ganti selang. Yang ketiga, memakai kompor induksi lebih bersih. Apalagi pemerintah sedang menggenjot energi terbarukan yang hasilnya lebih bersih, Lebih Hemat. Jauh lebih hemat dibanding menggunakan Kompor LPG dan masakan lebih cepat matang,” jelasnya.
Menurutnya, selain penggunaan yang jauh lebih sederhana dan mudah, untuk harganya pun masih relatif terjangkau oleh masyarakat. ”Kompor induksi harganya dimulai Rp300 ribuan, masih relatif terjangkau,” kata dia.
Lihat Juga :