Warga Pelatihan Kerja, Pemkot Jaktim Sediakan Bus Antar Jemput
Kamis, 03 Februari 2022 - 10:55 WIB
loading...
Pemkot Jakarta Timur menyediakan bus antar jemput untuk kebutuhan warga terdampak Covid-19 pelatihan kerja. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemkot Jakarta Timur menyediakan bus antar jemput untuk keperluan warga yang mengikuti pelatihan kerja hasil usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dengan adanya layanan tersebut diharapkan dapat menarik minat warga.
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, rencananya bus akan membawa warga dari titik penjemputan di permukiman warga hingga ke tempat pelatihan kerja milik Pemprov DKI Jakarta yang tersebar di sejumlah wilayah.
”Saya mengusulkan untuk mempermudah warga dan memancing minat warga agar mengikuti pelatihan kerja disediakan bus sekolah untuk antar jemput warga,” kata Anwar, Kamis (3/2/2022). Baca juga: Pemkot Bekasi Minta Rumah Sakit Siaga Antisipasi Lonjakan Covid-19
Menurut dia, usulan Musrenbang ditingkat Kelurahan dan Kecamatan yang diketahui warga selama ini hanya berkutat pada pembangunan fisik. Padahal tak hanya itu melainkan mendorong adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) lewat pelatihan kerja.
Oleh karena itu, lanjut dia, untuk meningkatkan ketrampilan warga terdampak Covid-19. Anwar meminta pengurus RT/RW disetiap Kelurahan menyisir warga yang pemasukannya berkurang atau hilang agar dapat diikutsertakan dalam program pelatihan kerja. Baca juga: Pemkot Bekasi Optimalkan Satgas RT RW Awasi Warga Isoman
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, rencananya bus akan membawa warga dari titik penjemputan di permukiman warga hingga ke tempat pelatihan kerja milik Pemprov DKI Jakarta yang tersebar di sejumlah wilayah.
”Saya mengusulkan untuk mempermudah warga dan memancing minat warga agar mengikuti pelatihan kerja disediakan bus sekolah untuk antar jemput warga,” kata Anwar, Kamis (3/2/2022). Baca juga: Pemkot Bekasi Minta Rumah Sakit Siaga Antisipasi Lonjakan Covid-19
Menurut dia, usulan Musrenbang ditingkat Kelurahan dan Kecamatan yang diketahui warga selama ini hanya berkutat pada pembangunan fisik. Padahal tak hanya itu melainkan mendorong adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) lewat pelatihan kerja.
Oleh karena itu, lanjut dia, untuk meningkatkan ketrampilan warga terdampak Covid-19. Anwar meminta pengurus RT/RW disetiap Kelurahan menyisir warga yang pemasukannya berkurang atau hilang agar dapat diikutsertakan dalam program pelatihan kerja. Baca juga: Pemkot Bekasi Optimalkan Satgas RT RW Awasi Warga Isoman
Lihat Juga :